Meningkat, Pemda DIY Targetkan 20 Ribu Vaksin COVID-19 Per Hari

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 20 Agustus 2021
Meningkat, Pemda DIY Targetkan 20 Ribu Vaksin COVID-19 Per Hari

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau vaksinasi ibu hamil di UGM. (Foto: MP/Humas Pemkab Sleman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menaikkan target vaksinasi COVID-19 menjadi 20.000 suntikan per hari.

Untuk mencapai target ini, Sultan HB X telah menginstruksikan wali kota dan bupati di wilayahnya untuk meningkatkan jumlah peserta vaksin per hari.

"Tadi saya bicara sama Pak Wali Kota (Yogyakarta), bupati, dan Pak Sekda bagaimana kita bisa ada percepatan vaksinasi. Bagaimana meningkatkan vaksinasi dari 12 ribu sekian per hari menjadi 20 ribu per hari," kata Sri Sultan Yogyakarta, Jumat (20/8), dalam rapat koordinasi bersama bupati/wali kota se-DIY.

Baca Juga:

Ribuan Ibu Hamil di DIY Ikuti Vaksinasi COVID-19

Percepatan vaksinasi itu, menurut Sultan, bisa ditempuh dengan menggencarkan vaksinasi melalui kecamatan, kelurahan, maupun di RT/RW.

Apabila target 20.000 orang per hari terealisasi, ia meyakini vaksinasi di DIY bisa mencapai 80 persen pada akhir Agustus atau awal September 2021.

"Sehingga bulan berikutnya diselesaikan di bulan Oktober atau awal November," katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau vaksinasi ibu hamil di UGM. (Foto: MP/Humas Pemkab Sleman)
Vaksinasi ibu hamil di UGM. (Foto: MP/Humas Pemkab Sleman)

Menurut Sultan, ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) di DIY memadai untuk merealisasikan percepatan vaksinasi hingga 20.000 orang per hari itu.

Selain itu, ia pun memastikan stok vaksin yang ada di kabupaten/kota maupun yang disimpan oleh Dinas Kesehatan DIY telah memadai untuk percepatan vaksinasi.

Berdasarkan data dari Pemda DIY hingga 18 Agustus 2021, total jumlah ketersediaan vaksin di daerah ini mencapai 37.421 vial.

Baca Juga:

Ada Asimilasi COVID-19, Penerima Remisi di Lapas DIY Berkurang

Jumlah tersebut terdiri atas vaksin Sinovac sebanyak jumlah 17.420 vial, vaksin AstraZeneca sebanyak 1.428 vial, vaksin Moderna sebanyak 7.373 vial, dan Sinopharm sebanyak 11.200 vial.

Sementara itu, dari total sasaran vaksinasi di DIY yang berjumlah 2.879.699 orang, hingga 18 Agustus 2021 suntikan dosis pertama telah menjangkau 46,55 persen dan dosis kedua mencapai 18,97 persen. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

225 Bayi dan 398 Balita di DIY Terpapar COVID-19

#Yogyakarta #Vaksinasi #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan