Menilik Sejumlah Strategi CLN Dorong UMKM Indonesia Mendunia di 2045

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 05 Agustus 2024
Menilik Sejumlah Strategi CLN Dorong UMKM Indonesia Mendunia di 2045

Gelaran Sustainable Fashion Asa Wastra Membumi dihadiri sederet anggot CLN. (Foto: Dok. CLN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, Cahaya Ladara Nusantara (CLN) menggelar serangkaian kegiatan pemberdayaan dan pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Mendunia.

Ketua Umum CLN Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan pentingnya positioning UMKM Indonesia Mendunia. Nannie menyampaikan bahwa CLN merupakan perkumpulan yang didedikasikan untuk memajukan UMKM di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Nannie dalam acara Pagelaran Karya Kreatif bertajuk Sustainable Fashion Asa Wastra Membumi, yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 1-4 Agustus 2024. Agenda tersebut merupakan rangkaian dari Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI & KKI).

"Keberadaan UMKM di seluruh Indonesia harus dapat menimbulkan multiplier effect bagi kemakmuran dan kesejahteraan yang menyeluruh bagi rakyat Indonesia melalui pemberdayaan dan pendampingan serta membangun ekosistem yang berkelanjutan," ujar Nannie dikutip Senin (5/8).

Selain itu, kata Nannie, setiap UMKM harus diberi kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam perekonomian negara.

Anne Avantie, perancang busana dan pelopor kebaya kontemporer menambahkan, CLN akan memfasilitasi UMKM Mendunia, salah satunya melalui kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku usaha UMKM. Dengan demikian, UMKM dapat mentransformasikan bisnisnya menggunakan platform digital.

"CLN akan memfasilitasi akses UMKM ke sumber pembiayaan yang diperlukan untuk mempersiapkan produksi dan distribusi barang ekspor," kata Anne.

Baca juga:

Deretan Produk UMKM Meriahkan Gelaran Karya Kreatif Indonesia 2024

Hal serupa, lanjut Nannie, juga pernah ia sampaikan pada peringatan Hari Kebaya Nasional pertama, yang dirayakan bersama Presiden RI Joko Widodo dan penganugrahan Gelar Ibu Bangsa kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Nannie menyebutkan bahwa pernyataannya sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo pada pembukaan FEKDI & KKI pada Kamis (1/8).

"Jumlah UMKM kita sangat besar, 64 juta. Tentu digital UMKM ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital dan pembayaran digital kita sehingga, saya titip, transformasi digital itu harus inklusif, harus berkeadilan. Masyarakat di pinggiran, masyarakat ekonomi lapisan bawah, ekonomi mikro, UMKM, semuanya harus mendapatkan akses dan kesempatan yang sama, harus mendapatkan perlindungan yang sama," ungkap Nannie mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo.

Pada Hari Kebaya Nasional 2024 yang dilaksanakan pada Rabu (24/7) di Istora Senayan, Penasehat CLN Dewi Motik Pramono menyampaikan, pemberdayaan UMKM adalah dengan memberikan akses ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk mengembangkan bisnis UMKM dengan sukses, mencakup pelatihan, mentoring, dan konseling.

Senada dengan itu, salah satu Ketua CLN yang juga anggota Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Lin Nurhayani Afriansyah Noor menuturkan bahwa dari sisi kolaborasi dan jaringan, CLN akan memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dan pemangku kepentingan lainnya, seperti pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan maupun pihak swasta.

"Hal itu untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMKM secara menyeluruh. CLN akan memfasilitasi sertifikasi dan standarisasi sehingga diharapkan mampu memenuhi persyaratan sertifikasi dan standar internasional yang diperlukan untuk masuk ke pasar ekspor," kata Lin.

Baca juga:

Dewacoco Store Siap Jadi Agregator Produsen UMKM Kelapa

Sementara itu, Ketua Harian CLN Anita Rusdi yang juga pernah menjadi Ibu Duta Besar pada beberapa negara sahabat, menjelaskan, dari sisi pengembangan potensi pasar, CLN akan membantu UMKM untuk mengidentifikasi dan memasuki pasar-pasar baru yang memiliki potensi besar untuk produk UMKM, baik itu melalui pameran perdagangan, misi dagang luar negeri, platform e-commerce dan ekspor.

"Bahkan bukan hanya itu, CLN juga memfasilitasi pengembangan jaringan dan kemitraan, melalui jaringan dengan pihak-pihak terkait seperti lembaga keuangan, perusahaan ekspor besar, dan badan pemerintah untuk mendukung UMKM dalam proses ekspor," ujar Anita.

Sekjen CLN, Triana Wulandari, menyatakan bahwa CLN akan memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan kepada anggotanya agar mampu bersaing di pasar global, termasuk dalam hal pemasaran, manajemen, dan regulasi perdagangan internasional.

Riana Sari selaku Ketua CLN sekaligus Ibu Gubernur Provisi Lampung 2019-2024, yang juga membawahi Dekranasda Provisi Lampung menjelaskan bahwa CLN akan melakukan pemberdayaan berbasis pengetahuan.

CLN akan mendorong pertukaran pengetahuan dan informasi mengenai pasar, tren, dan kebijakan perdagangan internasional yang relevan bagi UMKM.

Guru Besar Pemasaran dan Strategik Management yang juga pernah menjabat sebagai Atdikbud KBRI Washington, D.C. Prof. Popy Rufaidah mengungkapkan, CLN akan mendorong pengembangan strategi pemasaran global dengan merancang strategi pemasaran yang efektif untuk produk UMKM di pasar global, termasuk promosi dan branding yang sesuai.

Baca juga:

BPD DKI Gelontorkan Kredit Rp 5,41 Triliun ke Sektor UMKM pada Kuartal II 2024

Dari sisi advokasi dan perlindungan kepentingan UMKM, salah satu pengurus CLN, Prof Innes Indreswari Soekanto yang juga seorang pematung dengan maha karyanya bertebaran di seluruh dunia menegaskan bahwa CLN juga akan melakukan advokasi di tingkat nasional dan internasional untuk kepentingan UMKM dalam hal regulasi perdagangan, pengiriman, dan kebijakan perdagangan yang adil.

Penulis berbagai buku Daya Saing UMKM Industri Kreatif, Rachma Fitria menuturkan, CLN akan mendorong kembali Gerakan One Village One Product (OVOP) terlebih puncak bonus demografi di tahun 2030, yaitu 68 persen berusia produktif, termasuk di dalamnya Gen Y, Gen Z, dan Gen Alpha.

Sebagai pengurus CLN, Rachma menjelaskan, CLN akan terus mendorong berbagai pihak agar turut menggali dan mempromosikan produk inovatif dan komoditas potensial di satu sentra yang memanfaatkan potensi lokal, yang bersifat unik khas daerah.

"Misalnya strategi business matching melalui Program BNI Xpora. Pada acara BNI Expo 2024 dengan tema “Wondrful Journey” di ICE BSD City, Tangerang (4/8), CLN mengapresiasi Program BNI Xpora ini, dan berharap menjadi role model bagi berbagai pihak, dimana BNI memfasilitasi UMKM untuk memperluas pasar ekspor dengan memanfaatkan jaringan outlet BNI di berbagai negara," kata Dosen FIA UI itu.

"Dengan demikian, UMKM Mendunia dapat menjadi salah satu pilar Menuju Indonesia Emas 2045 pada Program Asta Cita mengacu pada prinsip-prinsip Ekonomi Pancasila berdasarkan UUD 1945," pungkas Rachma. (*)

#UMKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Indonesia
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah sosial dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Indonesia
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Penguatan konsumsi produk lokal perlu didukung oleh berbagai langkah strategis, mulai dari perlindungan terhadap industri dalam negeri hingga peningkatan daya saing produsen lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Indonesia
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Secara nasional 13 juta produk yang sudah sertifikasi halal itu memang terbesarnya yaitu 80 persen dari pelaku usaha mikro kecil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Indonesia
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
"TVRI akan menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang bisa dinikmati masyarakat."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
Indonesia
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Realisasinya baru mencapai 18,3 persen atau sekitar Rp 1.500 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 270 triliun merupakan penyaluran KUR
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Indonesia
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yang berarti legal dan logis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Indonesia
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 sedikitnya 10 juta masyarakat dapat bekerja secara formal atau menjadi wirausaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Indonesia
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Mbloc menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang akhirnya memberikan ruang, ruang berkumpul para anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Indonesia
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
DPR RI minta pemerintah segera kendalikan harga minyak goreng yang naik di sejumlah daerah. Kenaikan berdampak pada masyarakat dan UMKM.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
Indonesia
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Pemerintah perlu menghadirkan solusi konkret melalui skema bantuan langsung, kemudahan akses kredit, hingga relaksasi cicilan perbankan bagi pelaku UMKM.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Bagikan