Wisata Dunia

Menikmati Pemandangan Indah Kota Yokohama dari Atas Gondola

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 29 April 2021
Menikmati Pemandangan Indah Kota Yokohama dari Atas Gondola

Yokohama Air Cabin, cara baru menikmati pemandangan kota Yokohama. (Foto: Sora News 24)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JEPANG memang enggak habis-habisnya memberi kejutan. Penemuan demi penemuan selalu berhasil memukau dunia. Kali ini mereka membuat gondola di tengah kota.

Disebut sebagai Yokohama Air Cabin, kereta gantung itu baru saja dibuka pada 22 April 2021. Demikian seperti dilansir dari laman Sora News 24. Gondola ini menghubungkan Stasiun Sakuragicho dengan Canal Park.

Sebelumnya jika berjalan kaki, perjalanan ini membutuhkan waktu 12-16 menit. Akan tetapi, berkat kereta udara itu jarak tempuh menjadi enam menit saja.

Baca juga:

Bebas Visa di 190 Negara, Paspor Jepang Paling Hebat

Saat hari pembukaan, banyak sekali orang yang mengantre hendak menjajal transportasi baru itu. Sampai-sampai di pintu masuk ada tanda yang menunjukkan bahwa orang perlu menunggu 50 menit untuk masuk.

50 menit mengantre untuk enam menit yang singkat. Padahal jika berjalan pada akhirnya akan lebih cepat sampai tujuan. Lantas, mengapa orang tetap ingin mencobanya?

Menikmati Pemandangan Indah Kota Yokohama dari Atas Gondola
Gondola ini dirancang seperti bandara mini. (Foto: Sora News 24)

Pertama tentunya karena keunikan fasilitasnya yang memancarkan aura futurustik. Ketika sampai di gedung utama, pengunjung akan dibawa merasa seolah-olah sedang berada di dalam bandara mini.

Loket tiket terbagi jadi dua yaitu tanpa staf dan dengan staf. Ada berbagai opsi pembayaran, mulai dari uang tunai, kartu transportasi atau kartu kredit.

Area boarding mirip dengan terminal keberangkatan bandara. Ada gerbang, tanda, dan papan pajangan yang menciptakan sensasi seperti sedang ingin melakukan perjalanan melintasi langit.

Setiap gondola berkapasitas delapan orang dengan kabinnya terbuat dari kaca. Sehingga penumpang bisa melihat pemandangan kota Yokohama yang cantik 360 derajat.

Langit biru, gedung pencakar langit, jalanan, jembatan Kisha-michi, serta bianglala raksasa Cosmo Clock 21 terlihat jelas dari atas. Benar-benar sensasi yang menakjubkan.

Baca juga:

Toilet Balok Beton Mengapung Eksentrik Hadir di Jepang

Meskipun sebenarnya kereta gantung adalah hal yang biasa, lokasi Yokohama Air Cabin yang menjadikannya luar biasa. Biasanya kereta gantung tersedia di area pegunungan atau kota-kota pedesaan. Jadi ketika tiba-tiba instalasi tersebut di tengah hiruk pikuk kota, tentunya hal ini membuat banyak orang tertarik.

Menikmati Pemandangan Indah Kota Yokohama dari Atas Gondola
Pemandangan siang dan malam harinya sama-sama menakjubkan. (Foto: Sora News 24)

Perjalanan gondola ini lebih baik dilakukan malam hari karena saat gelap, setiap gondola mengeluarkan cahayanya masing-masing sehingga membuat pemandangan jadi semakin menakjubkan.

Harga tiket anak sekali jalan dikenai 500 yen (Rp66 ribu), sementara untuk tiket bolak-balik diberandol seharga 900 yen (Rp119 ribu). Orang dewasa perlu membayar tiket 1000 yen (Rp133 ribu) untuk sekali jalan dan menambah 900 yen lagi jika hendak melakukan perjalanan dua kali. Ada pula tiket tambahan jika pengunjung hendak mencoba bianglala Cosmo Clock 21.

Memang sih kereta gantung ini bukan cara termurah untuk berpergian untuk jarak yang hanya memakan waktu 12-16 menit saja. Tidak ada salahnya mengeluarkan sedikit uang untuk merasakan pengalaman terbang di atas langit kota Yokohama, bukan? (sam)

Baca juga:

Yakushima Millennium Cola Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'

#Wisata Dunia #Traveling #Traveling Ke Luar Negeri #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Bagikan