Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin/ dok Kemhan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH menilai ketiadaan pasukan militer di tingkat kabupaten menjadi salah satu faktor yang membuat angka kriminalitas, termasuk aksi pembegalan, meningkat di sejumlah daerah. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan membentuk 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan hingga 2029.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

“Apa yang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan di kabupaten? Tadinya di kabupaten itu tidak ada pasukan. Apa yang terjadi? Begal, kriminal, itu besar sekali,” kata Sjafrie.

Menurut dia, setelah pangkalan batalyon dibangun dan personel mulai bertugas, tingkat kriminalitas menurun signifikan. Ia menyebut angka kriminalitas bahkan berkurang lebih daripada 50 persen.

Sjafrie menjelaskan prajurit melakukan patroli rutin menggunakan kendaraan produksi industri pertahanan, baik kendaraan listrik maupun nonlistrik. Mereka juga menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang sebelumnya melemah.

Baca juga:

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah



Selain aspek keamanan, Sjafrie mengatakan kehadiran batalyon juga memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Prajurit yang berjumlah sekitar 1.190 orang dalam setiap batalyon berasal dari berbagai latar belakang, termasuk lulusan pesantren dan personel yang memahami pelayanan lintas agama. “Masyarakat merasa hangat dengan keberadaan batalyon teritorial ini,” ujarnya.

Dalam bidang pendidikan, prajurit turut membantu kegiatan belajar di sekolah. Sementara itu, di sektor ekonomi, keberadaan batalyon dinilai mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM). Sjafrie mencontohkan, jika 1.000 prajurit membelanjakan Rp 1 juta per bulan di wilayah sekitar markas, akan beredar sedikitnya Rp 1 miliar setiap bulan di desa dan kecamatan setempat.

“Banyak muncul kafe dan warung-warung baru. Artinya UKM meningkat,” kata dia.

Ia menambahkan setiap batalyon juga dilengkapi unit teritorial pembangunan, seperti kompi pertanian, peternakan, medis, dan konstruksi.

Di bidang kesehatan, prajurit didorong untuk mendonorkan darah hingga tiga kali setahun. Darah tersebut disalurkan secara gratis kepada masyarakat kurang mampu melalui bank darah yang dikelola internal.

Sjafrie menegaskan batalyon teritorial tetap merupakan satuan tempur, tapi dirancang untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.(Pon)

Baca juga:

Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan

#Sjafrie Sjamsoeddin #Menteri Pertahanan #Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Presiden Belarus Alexander Lukashenko tiba di Jakarta dan dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Belarus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Pemerintah memutuskan membentuk 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan hingga 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Program ini merupakan bagian dari revitalisasi pertahanan negara yang ditargetkan menjangkau seluruh kabupaten di Indonesia. 

Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Indonesia
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
BoP merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantu penanganan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
Indonesia
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Connie memperingatkan, pemberian izin menyeluruh (blanket clearance) tanpa evaluasi kasus per kasus berpotensi menimbulkan sejumlah ancaman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Indonesia
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sudah bertemu langsung dengan pihak AS.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Indonesia
Di Depan para Mantan Panglima, Menhan Ingatkan Prinsip TNI Taat Aturan Konstitusi hingga ‘Terbatasnya’ Informasi ke Publik Terkait Pertahanan Negara
Amanat yang menjadi pijakan TNI tidak lepas dari amanat konstitusi.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Di Depan para Mantan Panglima, Menhan Ingatkan Prinsip TNI Taat Aturan Konstitusi hingga ‘Terbatasnya’ Informasi ke Publik Terkait Pertahanan Negara
Indonesia
Kemenhan akan Bangun Batalion TNI di Setiap Kabupaten/Kota, Bantu Kehidupan Masyarakat Setempat
Kehadiran Yonif TP diharapkan tidak hanya mendukung operasional pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu membantu operasional di daerah.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kemenhan akan Bangun Batalion TNI di Setiap Kabupaten/Kota, Bantu Kehidupan Masyarakat Setempat
Indonesia
Indonesia dan AS Tingkatkan Kerja Sama Operasional Pertahanan
Dalam pertemuan mereka, Menhan Sjafrie dengan Menhan Hegseth berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral maupun multilateral, seperti Super Garuda Shield.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Indonesia dan AS Tingkatkan Kerja Sama Operasional Pertahanan
Bagikan