Kesehatan

Mengulik Manfaat Vitamin D

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 15 Juli 2021
Mengulik Manfaat Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dapat menjaga sistem kekebalan imun tubuh. (Foto: Unsplash/leohoho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA masa pandemi saat ini, imunitas tubuh adalah hal yang paling utama. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh adalah mengonsumsi vitamin.

Vitamin yang dapat mencegah virus menginfeksi tubuh adalah vitamin D. Orang yang terpapar COVID-19, akan diberikan resep vitamin D di dalam obat-obatannya. Vitamin D ini mempunyai manfaat yang baik untuk menjaga imun, dan juga efektif untuk pemulihan tubuh.

Baca Juga:

Sering Merasa Lelah Setelah Makan? Ini Alasannya

Dengan mengonsumsi vitamin D, pasien cenderung memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan pasien yang kurang asupan vitamin D. Vitamin D ini tidak hanya ditemukan dalam bentuk suplemen. Vitamin D dapat diperoleh melalui sinar matahari, susu, oatmeal, salmon, dan kuning telur. Laman hellosehat mengungkap manfaat Vitamin D.


1. Kesehatan tulang dan otot

vitamin
Vitamin D berperan untuk menjaga kesehatan tulang dan otot. (Foto: Unsplash/gabinvallet)

Mengonsumsi vitamin D melalui asupan makanan atau suplemen dapat mencegah pengeroposan pada tulang. Vitamin D dapat membuat tulang menjadi kuat dan menguraangi resiko patah tulang. Kamu bisa mengonsumsi sumplemen dengan kandungan vitamin D dan susu.

2. Mencegah penyakit autoimun

vitamin
Vitamin D bisa didapatkan dengan berjemur dibawah sinar matahari. (Foto: Unsplash/derekthomson)

Penyakit autoimun adalah penyakit yang disebabkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel dalam tubuh. Seharusnya sistem kekebalan tubuh berperan untuk melindungin tubuh dari virus. Penyakit ini disebabkan karena kurangnya asupan vitamin D. Dengan berjemur dapat mengurangi resiko penyakit autoimun. Sinar matahari yang baik untuk berjemur yaitu jam 9-10 pagi.

Baca Juga:

Pentingnya Self-Talk di Masa Pandemi

3. Mencegah penyakit kronis

vitamin
Kuning telur memiliki kandungan vitamin D yang baik untuk kesehatan. (Foto: Unsplash/mustafabashari)



Selain menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin D memiliki manfaat mencegah penyakit kronis seperti kanker, jantung, serangan jantung dan darah tinggi. Pada kondisi seperti ini, banyak pasien yang terpapar virus COVID-19 bersamaan dengan penyakit bawaan (komorbid). Dengan kasus seperti ini, akan kecil kemungkinan sembuh dengan cepat, karena virus akan menyebar dan menginfeksi bagian yang rentan.

Munculnya penyakit kronis bisa disebabkan karena vitamin D yang rendah didalam tubuh. Mengonsumsi vitamin D tidak hanya dalam keadaan sakit, melainkan dikosumsi juga dalam keadaan sehat untuk mencegah infeksi virus didalam tubuh. Serta menjaga kekebalan sistem imun. (cil)

Baca Juga:

Jangan Dilarang, Main Bareng Teman Banyak Faedahnya

#Kesehatan #Vitamin D
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan