Mengukur Mr.P yang Akurat, saat Ereksi atau Lemas?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 02 Februari 2024
Mengukur Mr.P yang Akurat, saat Ereksi atau Lemas?

Mengukur Mr.P bukan perkara mudah. (Foto: Unsplash/Mike Dorner)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengukur Mr.P ternyata bukan perkara mudah. Banyak pria mengira ukuran Mr.P ialah saat ereksi. Nyatanya, sebuah studi ilmiah pernah menyebut ukuran Mr.P sebenarnya ialah saat keadaannya lembek.

Dilansir Askmen, baik mengukur Mr.P saat lembek atau ereksi, hasilnya tak selalu akurat. Saat ereksi misalnya, ukuran Mr.P bisa berubah-ubah, karena tergantung seberapa besar intensitas gairah seorang pria.

Baca Juga:

4-7-8, Solusi saat Mr.P Loyo di Tengah Permainan

Apabila gairah pria sedang tinggi-tingginya, ukuran Mr.P bisa lebih panjang saat ereksi. Sebaliknya, apabila gairahnya biasa saja, ukurannya juga bisa berbeda. Dengan kata lain, ereksi tidak dalam keadaan sempurna.

Hasil paling akurat dalam pengukuran Mr.P saat ereksi ialah saat pria benar-benar dalam kondisi sangat bergairah. Jadi, segera ukur saat ereksi kamu berada di 'puncak', itulah ukuran Mr.P yang sebenarnya pada 'versi' ereksi.

Begitu pula apabila mengukur Mr.P saat lembek, hasilnya tergantung dengan sensitivitas pria. Masalahnya, Mr.P amat sensitif terhadap sentuhan, apalagi apabila diukur menggunakan alat seperti penggaris atau tali.

Baca Juga:

Sentuhan Leher, Langkah Kecil untuk Raih Orgasme

Meski keadaannya lembek, apabila kamu tidak fokus dalam membuat Mr.P turun, maka 'senjata' kamu tersebut juga bisa menuju ereksi. Lagi-lagi hasilnya bisa berbeda atau berubah.

Kunci mengukur Mr.P saat lemas ialah tetap fokus dalam pengukuran. Lakukan dengan cepat, agar ukuran Mr.P tidak berubah kerena mengalami ereksi akibat adanya sentuhan dari aktivitas pengukuran.

Mengukur Mr. P dapat dimulai dari bagian pangkalnya, atau tempat pertemuannya dengan perut di bagian dalam. Ukur hingga ujung kelenjar (kepala Mr.P). Intinya, kamu bebas ingin melakukan pengukuran Mr.P di saat lemas atau ereksi. Dapatkan hasil ukuran dari dua kondisi tersebut. (ikh)

Baca Juga:

Mr.P Sekeras Sosis Pertanda Disfungsi Ereksi

#Kesehatan #Seks
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan