Kesehatan

Mengobati Sakit Kepala Tanpa Obat Kimia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 29 Juli 2022
Mengobati Sakit Kepala Tanpa Obat Kimia

Sakit kepala bisa diobati dengan alami. (Foto: Pixabay/Robin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT sakit kepala menyerang tidak perlu langsung pergi ke apotik dan membeli obat. Ada banyak cara untuk mengatasi sakit kepala. Bumbu dapur, bahan alami, bahkan dengan pola hidup sehat pun bisa mengatasi sakit kepala.

Sakit kepala termasuk gangguan kesehatan yang gampang muncul karena beragam penyebab. Seseorang bisa sakit kepala karena stres, kurang nutrisi tertentu, kurang minum, sampai terkena infeksi. Nah, kamu tidak memerlukan obat kimia untuk mengatasi sakit kepala, atasi dengan lima cara ini seperti disarankan Health, antara lain:

Baca Juga:

Sakit Kepala Saat Liburan, Ini Penyebabnya

1. Perbanyak minum air putih

Hidrasi atau menambah asupan cairan penting untuk membantu mengatasi sakit kepala. Menurut penelitian, dehidrasi atau kekurangan cairan merupakan salah satu penyebab umum sakit kepala dan migrain. Air putih mampu meredakan sakit kepala dalam waktu 90 menit-tiga jam. Agar semakin ampuh, konsumsi juga buah yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, pir, dan sebagainya.

Perbanyak minum air putih salah satu obat secara alami untuk sakit kepala.(Foto: Pixabay/congerdesign)

2. Minyak lavender

Cara alami meredakan sakit kepala berikutnya yakni dengan mengoleskan minyak lavender di bagian kepala yang sakit. Selain itu, kamu juga harus menghirup uap dari minyak lavender tersebut. Caranya dengan memanaskan 2-3 cangkir air yang diteteskan minyak lavender.

Baca Juga:

Beberapa Makanan Pemicu Migrain

3. Mengatur pola makan

Untuk mengobati sakit kepala tanpa harus meminum obat dapat dilakukan dengan cara menghindari makanan yang dapat menyebabkan sakit kepala. Makanan pemicu sakit kepala di antara lain susu, cokelat, selai kacang, alpukat dan jeruk. Selain itu juga hindari makanan yang mengandung banyak MSG.

Mengatur pola makan yang harus di hindari pada saat sakit kepala yaitu susu. (Foto: Pixabay/Couleur)

4. Minyak peppermint

Aroma segar minyak peppermint memiliki kontraksi yang dapat membantu meredakan sakit kepala. Kontraksi ini bisa memperlancar peredaran darah, sehingga dapat mengurangi sakit kepala.

5. Minum seduhan jahe

Jahe mengandung zat antioksidan dan antiperadangan yang potensial untuk membantu mengatasi sakit kepala. Tak hanya meredakan sakit kepala, minum seduhan jahe juga membantu mengurangi gejala penyerta migrain dan sakit kepala parah seperti mual sampai muntah. Agar lebih rileks ketika sakit kepala menyerang, sebelum minum jahe, hirup sejenak wanginya. (mrf)

Baca Juga:

Tanda Bahaya Mata Kedutan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan