Parenting

Menghindari Anak Mogok Makan dengan Trik Ini

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 24 September 2020
Menghindari Anak Mogok Makan dengan Trik Ini

Mengatasi anak yang suka pilih-pilih makanan. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUH moms, pusing banget deh kalau anak sulit makan. Picky eaters! Begitulah julukan yang tepat bagi anak-anak yang sering mogok makan karena menu tidak sesuai dengan keinginannya.

Padahal orangtua lebih tahu kebutuhan gizi yang tepat bagi tumbuh kembangnya hingga dewasa. Sayangnya kebanyakan makanan bergizi justru tidak ramah di lidah anak-anak.

Baca Juga:

Kenali Penyakit Lain Anak yang Terkena COVID-19

Melansir dari mayoclinic.org, anak kecil umumnya lebih menyukai makanan yang gurih dan kering seperti makanan siap saji. Namun kandungan nutrisi pada makanan tersebut sangat kecil sehingga orangtua tetap harus memberikan pendamping seperti sayur dan buah-buahan. Eits, jangan nyerah dulu! Ada berbagai trik yang mudah dilakukan agar anak tidak mogok makan. Yuk simak ulasan berikut ini.


1. Hargai pendapat anak

anak
Dengarkan keinginan anak. (Foto: Pixabay/marcisim)



Mendidik anak bisa dari hal kecil seperti menentukan menu makanan setiap hari. Tanyakan pendapat anak mengenai apa saja makanan kesukaannya. Ikut melibatkan anak untuk menentukan menu sehari-hari juga bisa membuat anak semangat untuk makan di rumah. Secara tidak langsung, anak juga belajar untuk menghargai orang lain ketika tumbuh dewasa.


2. Ganti menu secara berkala

anak
Mengganti menu setiap hari. (Foto: Pixabay/Comfreak)


Anak sangat cepat merasa bosan terhadap sesuatu. Maka ganti lah menu masakan setiap hari agar mereka tetap mau makan tanpa mengeluh. Memasak menu yang berbeda juga akan menambah variasi nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak.

Baca Juga:

Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

3. Masak bersama anak

anak
Ajak anak untuk ikut masak. (Foto: Pixabay/severyanka)


Ajaklah anak untuk turut andil dalam kegiatan masak memasak. Dari mulai membeli bahan-bahan yang diperlukan sampai berkutat pada kompor. Kegiatan seperti ini sekaligus mengajari anak untuk mandiri dalam hal menyiapkan makanannya sendiri ketika orangtua sedang tidak ada di rumah.


4. Kreatif

anak
Terus bereksperimen dengan bahan-bahan yang sehat. (Foto: Pixabay/Oldmermaid)


Anak kecil pastinya memiliki akal dan jurus untuk menolak makanan yang tidak mereka sukai. Orangtua juga tidak boleh kalah! Jadilah kreatif di dalam dapur dengan membuat varian resep sehat yang terlihat menggiurkan. Kamu bisa menyelipkan sayuran di dalam daging atau membuat pasta sehat bebas gluten. (mar)

Baca Juga:

Hadapi Tantrum pada Anak yang Kecanduan Gadget, Lakukan Hal Ini

#Anak #Anak-anak #Kandungan Nutrisi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 1 jam, 27 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan