Menggugah Kesadaran akan Kanker lewat Musikal 'Nuraniku, Perjuanganku'

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 20 Agustus 2024
Menggugah Kesadaran akan Kanker  lewat Musikal 'Nuraniku, Perjuanganku'

Produser Pergelaran, Poppy Hayono Isman, Ketua Panitia, Mohammad Reza Irawan Ketua Umum YKI, Ketua Umum YKI Prof. Aru W. Sudoyo foto bersama di Konferensi Pers Pertunjukan Musikal Nuraniku Perjuangank

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - YAYASAN Kanker Indonesia (YKI) mencatat kanker jadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat. Tindakan kuratif sudah dilakukan pemerintahan dengan menyediakan alat pengobatan. Namun, YKI menilai di sisi preventif untuk kanker masihlah kurang.


Dengan melihat kondisi tersebut, YKI mencoba membangun kesadaran akan penyakit kanker ini dengan menggelar pertunjukan musikal bertajuk Nuraniku, Perjuanganku. Pertunjukan musikal itu akan digelar di The Ballroom Djakarta Theater Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa 20 Agustus 2024. Lewat media musik yang sejak dulu sekali sudah diterapkan untuk meningkatkan kesadaran, YKI ingin membangun awareness akan penyakit kanker.


Ketua Umum YKI Aru Wicaksono Sudoyo mengatakan dalam proses evolusi sejak ribuan tahun lalu, saat manusia memperjuangkan hidup dengan berburu dan mengumpulkan makanan, manusia sudah terbiasa menciptakan bunyi-bunyian sebagai hiburan.

Bunyi-bunyian dalam bentuk intonasi dan nada-nada suara itu, kata Aru, merupakan unggkapan membuat suasana senang dan tenang. "Ini juga digunakan sebagai sarana terapi. Musik sebagai pengobatan bagi mereka yang sakit, sedang jatuh, dan memerlukan pegangan dalam hidup karna kesulitan," katanya saat ditemui di Kantor YKI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Baca juga:

Kanker Karena Keturunan Hanya 5 Persen, Gaya Hidup Paling Menentukan



Dalam hal kegiatan kanker, menurut Aru, musik menjadi media alternatif bagi survivor menyemarakkan diri, mengekspresikan diri, sekaligus musik membuat hati senang. "Itu alasan acara ini dibuat, bukan yang lain. Kami sekarang mendapatkan apa yang nenek moyang dulu lakukan. Kami buat dalam bentuk pergelaran ini, sebagai terapi. Mungkin selera orang berbeda, tapi musik membuat kenyamanan dan kesenangan bagi orang," imbuhnya.

Senada, Ketua Panitia Pertunjukan Nuraniku, Perjuanganku Mohammad Reza Irawan mengatakan musikal ini merupakan bagian upaya menyebarkan awarness terkait dengan kanker. "Untuk bisa sama-sama meyampaikan pesan bahwa ayo kita happy, hidup sehat, dan hal yang terpenting agar awarness lebih banyak tersebar," katanya.

Reza menyatakan, gelaran musikal Nuraniku, Perjuanganku melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang. Sebanyak 250 orang peserta terdiri dari pemerhati kanker, relawan kanker, penyintas kanker, dokter, dan musisi ikut di dalamnya. "Bagi saya pribadi, antusiasme mereka yang terlibat mereka sungguh sangat besar," katanya.

Produser Nuraniku, Perjuanganku Poppy Hayono Isman mengatakan acara musikal ini terdiri dari 10 babak. Dalam setiap babak, Poppy menjanjikan pertunjukan yang legit dari kumpulan resonansi lagu-lagu pilihan yang merepresentasikan pesan seputar penyakit ini.

"Badai Pasti Berlalu, Climb Every Mountain, siapa yang tidak tahu lagu tersebut. Lalu My Way," katanya.

Poppy mengatakan ada alasan di balik pemilihan lagu untuk musikal ini. Seperti misalnya pemilihan lagu My Way. Lagu itu membuatnya terenyuh karena suatu saat ia didatangi survivor kanker yang menyebut lagu itu menangkap pengalaman perjuangan mereka untuk terus bertahan menjalani hidup. "Liriknya bercerita satu pejuangan yang tidak terhenti," katanya.

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam setengah itu kata Poppy, nantinya akan menampilkan pesan narasi yang menerangkan kesadaran akan kanker. "Perlunya meningkatakan kesadaran masyarakat akan kanker, nanti kami menampilkan narasi yang dibacakan, sehingga pertunjukan bermanfaat," katanya.

Poppy mengatakan secara total ada 15 lagu yang dibawakan. Semua lagu itu akan mendengung di The Ballroom Djakarta Theater Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa 20 Agustus 2024.(tka)



Baca juga:

Manfaat Tak Terduga dari Stroberi, Baik untuk Kesehatan Otak dan Cegah Kanker

#Kesehatan #Kanker
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Jenazah Ria Mariaty disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Cinere, Depok. Keluarga pun meminta doa dari semua pihak atas meninggalnya beliau.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan