Mengenal Sistem SKS dalam Perkuliahan, Apakah Jadi Syarat Kelulusan?

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 06 November 2024
Mengenal Sistem SKS dalam Perkuliahan, Apakah Jadi Syarat Kelulusan?

Mengenal sistem SKS dalam perkuliahan, apakah menjadi syarat kelulusan? (Foto: Pexels/ICSA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sistem Kredit Semester (SKS) menjadi bagian penting dalam dunia perkuliahan. SKS juga menentukan beban studi setiap mahasiswa.

SKS merupakan sistem untuk mengukur beban akademik mahasiswa per semester dan jumlah jam belajar di setiap mata kuliah.

Umumnya, satu SKS setara dengan satu jam kuliah di kelas, satu hingga dua jam tugas mandiri, dan satu jam kegiatan belajar di luar kelas setiap minggu.

Pentingnya SKS dalam perkuliahan tidak hanya terletak pada pembagian waktu, tetapi juga pada persyaratan kelulusan.

Baca juga:

5 Pertimbangan Penting sebelum Kuliah ke Luar Negeri

Setiap program studi biasanya menetapkan jumlah total SKS yang harus ditempuh mahasiswa untuk bisa lulus. Misal, untuk program sarjana di Indonesia, mahasiswa biasanya harus menyelesaikan 144 hingga 160 SKS selama delapan semester (empat tahun).

SKS juga memungkinkan mahasiswa untuk mengatur jumlah mata kuliah yang diambil setiap semester. Bagi mahasiswa yang memiliki nilai tinggi atau IPK bagus, biasanya ada peluang untuk mengambil SKS lebih banyak dalam satu semester sehingga bisa mempercepat masa studi.

Baca juga:

5 Tools AI untuk Bantu Kerjakan Tugas, Mahasiswa Wajib Tahu!

Sebaliknya, mahasiswa yang ingin fokus pada kualitas atau mengejar kegiatan lain dapat mengambil jumlah SKS minimal. Selain itu, SKS menjadi faktor utama dalam penghitungan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), yang penting bagi prestasi akademik.

Jadi, sistem SKS bukan hanya tentang jumlah jam perkuliahan, tetapi juga menjadi salah satu syarat penting dalam perjalanan kelulusan mahasiswa di perguruan tinggi. (waf)

#Kuliah #Istilah #Mahasiswi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
UT sistemnya dirancang sangat luwes sehingga tidak ada istilah mahasiswa mengundurkan diri akibat tidak mampu membayar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Komisi X DPR menyoroti soal penutupan prodi. Pemerintah diminta untuk tidak gegabah dan melakukan kajian mendalam.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Indonesia
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Kemdiktisaintek menyebutkan, bahwa penutupan prodi hanya opsi terakhir. Kini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas kampus.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Indonesia
Praktik Joki Masih Terjadi di Tes UTBK-SNBT 2026 Masuk Kampus Negeri Hari Pertama
“Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan, seperti perjokian dan penggunaan alat bantu,” kata Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Praktik Joki Masih Terjadi di Tes UTBK-SNBT 2026 Masuk Kampus Negeri Hari Pertama
Indonesia
TKA Jadi Penentu Nasib Kelulusan SNBP 2026, Nilai Rapor Saja Enggak Cukup
Eduart menjelaskan bahwa seluruh perguruan tinggi negeri menerima data nilai TKA para pendaftar sebagai rujukan tambahan. Meski demikian, nilai tersebut bukan menjadi penentu tunggal kelulusan dalam jalur SNBP
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
TKA Jadi Penentu Nasib Kelulusan SNBP 2026, Nilai Rapor Saja Enggak Cukup
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Indonesia
Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mantan Pacar Hingga Kritis, Pelaku Terobsesi Masalah Percintaan
Polisi berhasil menyita barang bukti berupa sebilah kapak dan parang yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mantan Pacar Hingga Kritis, Pelaku Terobsesi Masalah Percintaan
Fun
Apa Bedanya Imlek dan Sincia? ini Penjelasan Makna dan Penggunaannya dalam Tradisi Tionghoa
Imlek dan Sincia ternyata memiliki perbedaan makna. Dalam tradisi Tionghoa, keduanya berasal dari dialek berbeda.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Apa Bedanya Imlek dan Sincia? ini Penjelasan Makna dan Penggunaannya dalam Tradisi Tionghoa
Bagikan