Mengenal Seni Pisang Unik Karya Anna Chojnicka
Sebuah karya seni dari pisang ini viral di media sosial (Foto: instagram @banana_Bruiser)
PANDEMI COVID-19 membuat dampak yang begitu besar bagi masyarakat di dunia. Seperti halnya harus karantina diri dirumah demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Langkah tersebut tak lepas dari anjuran pemerintah di sejumlah negara yang memberlakukan lockdown dan Pembatasan Sosal Berskala Besar (PSBB).
Karena imbauan tersebut, banyak masyarakat yang memilih untuk tetap berada dirumah, dan keluar rumah hanya untuk kebutuhan mendesak saja.
Baca Juga:
Namun, pada orang yang kesehariannya aktif di luar rumah, tentu akan menjadi sangat membosankan ketika 'terkurung' di dalam rumah selama berbulan-bulan. Karena itu, banyak orang melakukan berbagai cara untuk menepis kebosanan saat berada dirumah saja.
Seperti halnya seniman bernama Anna Chojnicka. Untuk menepis kebosanannya ketika berada dirumah saja, Anna menemukan bakat terpendamnya, yakni membuat karya seni dari kulit pisang yang menggemaskan.
Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, untuk menghabiskan watu dan menjaga kreativitasnya terus mengalir, entrepreneur sekaligus seniman Anna Chojnicka mulai bereskperimen dengan oksidasi kulit pisang sebagai media seni.
Alih-alih mencorat-coret di atas kanvas atau kertas, dia memutuskan untuk mengukir kulit pisang dengan benda tipis dan tumpul, lalu membiarkan oksidasi melakukan sisanya.
Kulit pisang yang memar menjadi lebih gelap seiring berjalannya waktu, perlahan itu memperlihatkan desain yang terukir di dalamnya.
Chojnicka membagi memar pisang dengan ujung sisir atau penjepit tumpul, untuk untuk menggelapkan pisang, kemudia melanjutkan dengan karya seninya. Ini merupakan proses yang memakan waktu, namun Chojnicka melakukannya memang untuk menghabiskan waktu.
Baca Juga:
Meski caranya terbilang rumit dan membutuhkan pengetahuan kuat tentang cahaya dan bayangan, untuk potret detail atau ilustrasi, tak menyurutkan semangat Chojnicka untuk terus berkarya dengan membuat karya seni lewat media pisang.
Singkat cerita, Chojnicka telah mengunggah karya seni pisangnya sehari sejak lockdown di Inggris dimulai dan berlanjut selama liburan musim dingin.
Kendati dikenal sebagai 'Banana Bruiser', di media sosial Chojnicka hanya memiliki 1.600 followers instagram. Padahal karya seninya telah menjadi viral, usai videonya ditampilkan oleh BBC World Service.
Untuk kamu yang bertanya apakah semua pisang tersebut dibuang begitu saja? Anna menjelaskan bahwa dia memakan semua 'kanvas' setelah mengambil foto dari karya seni pisangnya. Jadi tidak ada limbah makanan yang dihasilkan. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP