Mengenal Parasocial Relationship, Hubungan 'Dekat' dengan Idola

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 16 Januari 2023
Mengenal Parasocial Relationship, Hubungan 'Dekat' dengan Idola

Bentuk ikatan emosional yang dialami oleh orang yang mengalami parasocial realtionship bisa berbeda-beda. (Unsplas/ Samsung UK)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGGEMARI atau menyukai idola memang wajar. Tetapi pada beberapa orang, rasa suka ini mungkin bisa terasa lebih personal, sehingga mengarah pada parasocial relationship.

Mengutip laman Alodokter, hubungan parasosial adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan hubungan satu sisi antara pengguna media (penggemar) dan persona media (idola). Seperti selebritas, influencer di media sosial, bahkan karakter animasi atau gim.

Bentuk ikatan emosional yang dialami oleh orang yang mengalami kondisi ini bisa berbeda-beda. Namun beberapa yang sedang terjadi adalah bertanya-tanya apa yang sedang dilakukan, dipikirkan, atau dirasakan oleh idolanya saat ini.

Selain itu, mereka kerap memeriksa media sosial sepanjang waktu hanya untuk mengetahui hal-hal terbaru tentang idolanya. Mereka juga merasa seperti memiliki hubungan spesial atau romantis dengan idolanya.

Baca juga:

Mengenal Lebih Dekat dengan Gemini

Mengenal Parasocial Relationship, Hubungan 'Dekat' dengan Idola
Kerap membandingkan kehidupanmu dengan idola. (Unsplash /ustin Distel)

Intinya, penggemar yang memiliki hubungan parasosial dengan idolanya tidak menganggap idolanya sebagai sosok penghibur saja. Sebaliknya, ia menganggap idolanya sebagai sosok yang ia kenal dekat, walau mungkin belum pernah bertemu atau berinteraksi secara langsung.

Bagi orang yang tidak pernah merasakan kondisi ini mungkin terkesan aneh. Padahal faktanya, hubungan parasosial ternyata bisa membawa sejumlah dampak positif bagi orang yang mengalaminya. Seperti membuka kesempatan untuk terhubung dengan orang lain dalam dunia nyata. Misalnya dengan berkumpul bersama penggemar lainnya. Selain itu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri karena merasa memiliki support system, yaitu idolanya.

Baca juga:

Mengenal Dunia VTuber, Tokoh Virtual Berupa Animasi

Mengenal Parasocial Relationship, Hubungan 'Dekat' dengan Idola
Penggemar yang memiliki hubungan parasosial dengan idolanya tidak menganggap idolanya sebagai sosok penghibur saja. (Unsplash/Andre Sebastian)


Tidak hanya itu, sebuah studi bahkan menyebutkan, hubungan parasosial dengan idola selama pandemi COVID-19 berhasil membantu banyak orang mengatasi rasa kesepian dan stres, akibat terbatasnya kontak sosial dalam jangka waktu yang lama.

Meski begitu, kamu jadi sering membandingkan dirimu dengan idolamu yang mungkin terlihat lebih menyenangkan. Selain itu, kamu mungkin juga jadi tidak puas dengan hubunganmu dengan orang-orang di sekitarmu. Seperti pasangan, teman, atau bahkan keluarga.

Ikatan emosional yang mendalam dengan idola juga bisa menyebabkan timbulnya rasa empati yang berlebihan terhadap setiap hal yang terjadi dalam kehidupan sang idola. Ini kemudian berpotensi memengaruhi suasana hatimu setiap harinya. (and)

Baca juga:

Mengenal Mario Aji, Pembalap Moto3 Indonesia yang Sempat Start Posisi 3 Terdepan

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan