Mengenal Layanan Kanker Gratis di Rumah Singgah YKI Bandung

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 06 Juni 2021
Mengenal Layanan Kanker Gratis di Rumah Singgah YKI Bandung

Para pengurus YKI Bandung. (Instagram: @yki_bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

YAYASAN Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bandung memiliki layanan kanker gratis berupa program Rumah Singgah dan Hospice Home Care (HHC). Layanan cuma-cuma HCC disebut sangat bermanfaat untuk pasien kanker, baik di Bandung maupun limpahan dari kota lain.

"Banyak pasien datang dari luar Kota Bandung untuk berobat ke RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung). Karena di sana sudah penuh, mereka pakai di YKI," kata Ketua YKI Kota Bandung, Siti Muntamah, saat pengukuhan kepengurusan YKI Cabang Kota Bandung Periode 2021-2025, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (5/6).

Baca Juga:

Racun Sengatan Lebah Madu Dapat Membunuh Sel Kanker Payudara

"Meskipun kita hanya punya 10 kasur, tapi itu membantu. Ada 45 pasien rutin datang untuk menginap di sana," lanjut Siti.

Seluruh pelayanan HHC di YKI bandung, tutur Siti, sepenuhnya gratis untuk para pasien, baik luka maupun trauma. "HHC melakukan perawatan luka pasien kanker gratis, mulai dari dokternya kita datangkan, perawatnya kita datangkan, termasuk dukungan psikologis," tambahnya.

YKI
Caption

Selain itu, ada pula layanan rehabilitasi diberikan kepada penyintas setelah mereka menjalani operasi.

"Kita tidak sendiri tapi dibantu komunitas seperti Bandung Cancer Society, Taman Care Cancer, Yayasan Kasih Anak Kanker, dan banyak lagi," kata Siti.

YKI, lanjut siti, memiliki tujuan utama dalam menekan angka kanker di Kota Bandung, salah satunya visi dan misi PEDULI alias singkatan dari perhatian, dukungan, dan lindungi.

Baca Juga:

Beberapa Fakta Menarik Tanaman Herbal, Dari Pengobatan Hingga Bahan Masakan!

"Jadikan sebuah kepedulian kepada pasien pengidap kanker tentu saja membutuhkan banyak sekali dukungan, bukan dukungan kesehatan tapi juga dukungan psikologi," terangnya.

Menurut Siti, ketika seseorang divonis mengidap kanker, ada beberapa hal turut tergoncang di dalam jiwanya. Tentu saja dukungan, lanjutnya, terutama dari keluarga sangat dibutuhkan.

YKI
Caption

"Untuk itulah YKI terus meluaskan jangkauan agar keluarga mampu memberikan dukungan secara psikologi kepada para pejuang kanker," imbuhnya.

Siti menjelaskan, YKI Cabang Kota Bandung memiliki beberapa program untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka kanker.

Sejumlah program tersebut antara lain, melakukan langkah preventif, suportif, dan rehabilitasi.

Preventif merupakan edukasi bagi penyintas, perempuan, keluarga, anak-anak dan remaja, agar memiliki pola hidup sehat sebagai upaya mencegah kanker. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Angka Kematian Akibat Kanker Paru-Paru Meningkat, Ini Penyebabnya

#Kanker #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Hasil tes pada jaringan yang diangkat selama operasi Paus mengonfirmasi diagnosis awal dan menunjukkan bahwa kanker tersebut belum menyebar.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan