Mengapa Nama Kedai Kopi Made In Negeri Aing Puitis?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 06 Juni 2021
Mengapa Nama Kedai Kopi Made In Negeri Aing Puitis?

Ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat nama brand dan menjalani bisnis) (Foto: pixabay/fancycrave)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA hubungannya minum kopi dengan hati, kenangan, jiwa, apalagi filosofi-filosofian? Dari dulu sampai sekarang bukannya kopi tetap sama-sama hitam. Kecuali ditambah susu atau paduan lain. Pilihannya juga masih sama; dinikmati panas atau dingin. Lantas, apa bedanya? Mengapa merek dagang kedai kopi sekarang senang menggunakan nama-nama berhubungan dengan perasaan dan kata-kata puitis.

Memberi nama sebuah brand bukan hal mudah. Karena, tak sedikit orang percaya sebuah brand mesti memiliki arti dan filosofi tersendiri.

Merek dagang kopi nan kian menjamur di berbagai tempat di Indonesia patut dicermati lantaran punya kesan serupa terkait nama atau bisa disebut 'seragam'.

Baca Juga:

Misteri ‘Bapak’ Hilang Kaleng Khong Guan Akhirnya Terpecahkan

'Seragam' dalam hal ini, banyak sekali coffee shop mengambil unsur sastra, cinta dan 'senja'. Entah siapa memulai fenomena tersebut, hingga para pencinta kopi seakan satu paket dengan pencinta senja.

Bahkan agar terhubung dengan namanya, tak sedikit coffee shop tak hanya menghadirkan nama brand unik, tapi juga menyuguhkan tempat dengan pemandangan senja indah dan kopi nikmat.

Coffee Shop kekinian yang menggunakan nama 'sastra' atau 'ala-ala senja' kian menjamur di negeri aing (Foto: pixabay/free-photos)

Mengenai fenomena coffee shop kekinian menggunakan nama 'senja' tersebut, Gupta Sitorus selaku Creativepreneur berpandangan sebuah brand acap lahir dari refleksi kebutuhan dan cerminan masyarakat.

"Kalau melihat tren naming system coffee shop saat ini sering sekali punya bobot sastra, berarti ada kemungkinan ini adalah cerminan market disasar," tutur Gupta saat dihubungi merahputih.com.

Anak-anak muda sekarang, lanjut Gupta, punya apresiasi terhadap kelokalan, nilai-nilai bahasa lokal, dan mungkin juga generasi sentimental dan romantis.

"Ada masanya naming system di indonesia dulu trennya kebarat-baratan, karena apa? Karena society pada waktu itu sangat apresiatif pada hal-hal datangnya dari dunia Barat," tambahnya.

Dalam membuat sebuah brand, menurut Gupta, kerap pemilik bisnis tergesa-gesa, hingga mengabaikan langkah-langkah utama dalam membangun bisnis.

Riset pasar, menyusun esensi brand, menyusun strategi brand merupakan hal paling esensial sebelum pemilik bisnis menelurkan sebuah produk atau layanan.

Bagi Gupta, membuat brand sesuai dengan produk sangat disarankan. Langkah pertama harus dipahami, mengerti esensi brand atau produk dihasilkan.

Dalam hal ini, lanjut Gupta, esensi dengan kekuatan produk, solusi diberikan, relevansi dengan pasar dan jenis costumer disasar.

Bila semua hal tersebut sudah dipahami, maka pemilik bisnis bisa mewujudkan brandnya. Baik itu visual maupun komunikasinya, agar strateginya tepat sasaran.

Baca Juga:

Produk Lokal Made In Negeri Aing Ternyata Dipakai Pembalap MotoGP dan Moto2

Adapun persiapan perlu dilakukan dalam membuat sebuah brand. Pertama, mengenalkan diri, mengerti kekuatan, mengerti kelemahan produk service ditawarkan dan mengerti market disasar.

Selain itu, mengerti situasi pasar, kompetisi, bagaimana produk dan service ditawarkan, bisa menjadi solusi terhadap sebuah masalah sehingga akhirnya berbeda dari produk atau service lain di market.

Setelah melakukan sejumlah persiapan, menurut Gupta Sitorus, ada beberapa langkah-langkah agar sebuah brand bisa relevan dengan konsumennya.

Pertama, brand harus memiliki arti dan dampak emosional. Melalui interaksi dengan pelanggannya, sebuah brand dapat membangun makna dalam dan abadi dengan pelanggannya.

Kedua, brand harus punya tujuan. Brand dengan fokus membangun hubungan lebih dalam dan bermakna secara emosional dengan target customer akan memiliki potensi berkembang pesat.

Di saat orang melihat sebuah brand berdiri untuk sebuah tujuan tertentu, pelanggan akan mengerti brand tersebut hadir sebagai solusi.

Ada sejumlah hal yang perlu diperahatikan untuk sukses dalam berbisnis (Foto: pixabay/geralt)

Ketiga, brand harus punya empati. Brand berempati, artimya harus punya kemampuan pemahaman mendalam dan kompleks tentang keinginan pelanggan mereka.

Brand dengan kedekatan emosional, memahami kebutuhan dan keinginan konsumen, akan membuat pelanggan merasa hadir dan dibuat khusus untuk mereka.

Keempat, brand harus konsisten. Konsistensi, maksudnya sebuah brand dapat dikenali dan diintegrasikan dengan mulus ke dalam kehidupan masyarakat. Setiap detail menjadi penting.

Ketika sebuah brand konsisten, audiens terhubung lebih cepat dengannya dan menjadi berbeda dari pesaing. Brand tidak konsisten tidak dapat memberikan dampak maksimal.

Inkonsistensi mengarah pada pengenceran makna. Akibatnya, loyalitas dan keterlibatan menurun. Namun Konsisten bukan berarti statis. Brand paling berpengaruh adalah fleksibel dan dinamis, namun tetap konsisten, koheren, dan kuat.

Kelima, brand harus orisinil. Di dunia sekarang nan cut, copy, and paste, sebuah brand harus punya aspek pembeda dengan brand lain. Harus ada aspek pembeda dalam bisnis menjadi penting ketika hadir di dalam ekosistem besar. (Ryn)

Baca juga:

Barang Made in Negeri Aing Naik Kasta di Luar Negeri

#Wisata #Kuliner #Juni Made In Negeri Aing #Produk Lokal #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Bagikan