Wisata Indonesia

Menengok Batu Pelangi di Desa Kaleok Polewali Mandar

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 25 Agustus 2018
Menengok Batu Pelangi di Desa Kaleok Polewali Mandar

Batu Pelangi yang didandalkan menjadi wisata di Desa Kaleok. (Foto: kemendesa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KREATIVITAS masyarakat Desa Kaleok agaknya terus tumbuh. Desa yang kayak objek wisata gua dan air terjun itu, akhir tahun lalu mengembangkan destinasi wisata Batu Pelangi. Lokasinya mudah dijangkau, berada di pinggir jalan poros Desa Kaleok. Batu pelangi kini menjelma menjadi ikon wisata Desa Kaleok.

Batu Pelangi ini dibuat dengan inisiatif dan kreativitas masyarakat dengan Kepala Desa Kaleok, M. Hajir. Untuk mengembangkan wisata ini, Desa Kaleok dibantu pengadaan cat dari Komunitas AIMTrac Polewali Mandar.

Selain Batu pelangi, Desa Kaleok memiliki Sarambu (Air Terjun) Kadinginan. Sarambu adalah istilah untuk air terjun dalam bahasa Pattae. Sarambu Kadinginan berjarak sekitar 13 km dari jalan poros Polewali-Pinrang dengan jalur masuk via jalur menuju Desa Amola. Air terjun ini masih alami.

sarambu kadinginan
Sarambu Kadinginan yang masih perawan. (Foto: pattae.com/amri)

Bagi wisatawan yang menyukai tantangan, Desa Kaleok memiliki paket wisata susur Gua Wai Labu. Gua Wai Labu terletak di tengah hutan di Dusun Tandipura. Wai labu merupakan gua yang di dalamnya ada sungai.

Masyarakat Desa Kaleok, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, memang tak takut perubahan. Mereka berusaha terus melakukan inovasi hingga melahirkan tempat wisata Batu Pelangi dan juga produk unggulan kopi khas Kaleok.

Desa Kaleok Kami masih terus berjuang untuk membuat panen kopi mereka memenuhi kebutuhan pasar.Ada permintaan dari Malaysia yang tertarik dengan kopi Kaleok. Tadinya tanaman kopi hanya tanaman kedua di desa itu, namun sosialisasi yang baik, membuat kopi mulai bergeser menjadi tanaman unggulan.

Agar produksi kopi dan pemasarannya bisa lebih terkelola dengan baik, akhir 2017 Desa Kaleok telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melalui BUMDes bekerjasama dengan instansi-instansi terkait, kini masyarakat Kaleok tengah berjuang memperbaiki kualitas kopi agar mendapat harga jual lebih tinggi.

Selain kopi, BUMDes Desa Kaleok diproyeksikan akan mengelola berbagai objek wisata desa, di antaranya beberapa air terjun. Pariwisata menjadi salah satu unit usaha kelola di BUMDes. Sementara ini beberapa lokasi air terjun tengah dibicarakan. Nantinya akan dilengkapi juga dengan beberapa fasilitas. (*)

#Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Bagikan