MerahPutih.com - Petenis Novak Djokovic kembali mencatat sejarah di Wimbledon setelah menyingkirkan Felix Auger-Aliassime dalam duel epik perempat final yang berlangsung selama lima jam 15 menit, Rabu (8/7) WIB.
Petenis Serbia berusia 39 tahun itu menang dengan skor 7-6(10), 3-6, 6-3, 6-7(4), 7-6(4), menjadikannya pertandingan perempat final terpanjang dalam sejarah Wimbledon.
“Ini sangat menyenangkan bisa menjadi bagian dari pertandingan epik. Sejujurnya, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di Wimbledon,” katanya, saat jumpa pers seusai laga, dikutip dari ATP, Rabu (8/7).
Baca juga:
Djokovic dan PTPA Gugat Badan Tenis Dunia, Sebut Petenis Dicurangi
Mengingat Final 2019 Lawan Federer
Djokovic mengatakan duel panjang ini mengingatkannya pada final Wimbledon 2019 melawan Roger Federer, ketika dia menyelamatkan dua peluang juara sebelum akhirnya menang melalui tie-break set kelima.
Mungkin final melawan Roger pada 2019 mendekati dalam hal waktu dan durasi,
Novak Djokovic
Pertandingan melawan Auger-Aliassime berakhir hanya enam menit sebelum batas waktu pertandingan Wimbledon pukul 23.00 waktu setempat. Penonton di Centre Court berdiri memberikan apresiasi atas duel panjang yang menegangkan.
Baca juga:
Sukses Pecahkan Rekor Indonesia 2 Dekade, Debut Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Wimbledon
Ketangguhan di Usia 39 Tahun
Meski berusia 39 tahun, Djokovic masih mampu bersaing dengan petenis muda. Meski begitu, dia menegaskan tetap memasang standar tinggi terhadap performa saat tampil di turnamen grand slam.
Saya masih mampu melawan pemain yang 15 tahun lebih muda dari saya dan mengalahkan mereka dengan skor ketat. Itu kejutan yang menyenangkan,
Novak Djokovic
“Ini adalah perjalanan bersejarah lainnya bagi saya di Grand Slam. Saya masih berusaha membuktikan kepada diri sendiri dan orang lain bahwa saya mampu bersaing dengan pemain terbaik dunia,” tutup Djokovic.
Baca juga:
Intip Koleksi Roger Federer Spring/Summer 2026 Kolaborasi Terbaru Bareng UNIQLO
Kemenangan ini mengantarkan Djokovic ke semifinal Wimbledon ke-15 sepanjang kariernya. Dia akan menghadapi petenis No.1 dunia sekaligus juara bertahan, Jannik Sinner.
Pertemuan ini menjadi yang kedua pada 2026, setelah Djokovic menyingkirkan Sinner di semifinal Australia Terbuka Januari lalu. Dilansir Antara, Sinner masih unggul 6-5 atas Djokovic dalam catatan head-to-head kedua petenis. (*)

