Memanfaatkan Karang Taruna Sebagai Agen Sosialisasi Program Empat Pilar Kebangsaan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 07 Mei 2017
Memanfaatkan Karang Taruna Sebagai Agen Sosialisasi Program Empat Pilar Kebangsaan

Sosialisasi program empat pilar kebangsaan puluhan di depan karang taruna se-Surabaya, Sabtu (6/5). (MerahPutih/Bud Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Anggota MPR RI, Bambang Haryo, memanfaatkan karang taruna sebagai salah satu elemen untuk melakukan sosialisasi program empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika).

Menurut Bambang, karang taruna merupakan kalangan pemuda yang bisa memberikan wawasan kebangsaan langsung pada warga sekitar.

"Makanya kita bentengi pemuda. Jauh dari narkoba, dan siap menjadi pemersatu mengingat saat ini juga banyak perpecahan antar kelompok. Apalagi muncul paham radikal." kata Bambang saat menggelar sosialisasi empat pilar, di Surabaya, Sabtu (6/5) di hadapan puluhan karang taruna se-Surabaya.

Bambang menjelaskan, mengacu pada konstitusi, MPR dibantu DPR harus mensosialisasikan empat pilar kepada masyarakat. Tidak hanya pada karang taruna saja, namun pada siapa saja yang menjadi elemen masyarakat sebagai langkah untuk mencegah faham yang tidak sesuai Pancasila.

Anggota Komisi VI DPR RI dari partai Gerindra ini juga mengatakan, dalam melakukan sosialisasi, paling tidak bisa membangun karakter yang berkepribadian. Harapnya, pemuda-pemudi saat ini bisa memilah dan memilik mana yang baik dan mana yang buruk.

"Kalau masyarakat mengaplikasikannya di tengah-tengah lingkungan, maka bisa membentuk manusia berkarakter dan menegakkan NKRI," ujarnya.

Berita ini berdasarkan laporan tulisan dari Bud Lentera, kontributor sekaligus reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Medan dan sekitarnya. Untuk mengetahui berita tentang kota Medan selanjutnya, silakan simak di: Setnov: Golkar Siap Dukung Gubernur Jatim dari NU

#Majelis Permusyawaratan Rakyat #NKRI #Karang Taruna
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Ingatkan Pancasila Bukan Slogan, Prabowo Imbau Pejabat: Jangan Anggap NKRI Bisa Ditipu
Prabowo yakin Indonesia bisa tumbuh kuat jika bersih dari korupsi, manipulasi, dan penipuan
Wisnu Cipto - Senin, 02 Juni 2025
Ingatkan Pancasila Bukan Slogan, Prabowo Imbau Pejabat: Jangan Anggap NKRI Bisa Ditipu
Indonesia
Rindu Keluarga, Bos OPM Yeremias Foumair Pilih Kembali Setia ke NKRI
Yeremias selalu dihantui rasa takut, khawatir, dan penuh penderitaan saat hidup di tengah hutan sebagai OPM.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Mei 2025
Rindu Keluarga,  Bos OPM Yeremias Foumair Pilih Kembali Setia ke NKRI
Indonesia
Mosi Integral Natsir Jadi Pertimbangan Jadikan 3 April Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia
Natsir mengajukan mosi yang bertujuan untuk mengusulkan agar negara-negara bagian dalam RIS kembali bersatu menjadi NKRI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 20 April 2025
Mosi Integral Natsir Jadi Pertimbangan Jadikan 3 April Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia
Indonesia
Kapolri Ajak Eks Jamaah Islamiyah Wujudkan Indonesia Emas 2045
Hampir 45 kali melaksanakan kegiatan pertemuan ini bersama eks JI
Angga Yudha Pratama - Minggu, 22 Desember 2024
Kapolri Ajak Eks Jamaah Islamiyah Wujudkan Indonesia Emas 2045
Indonesia
Kini Indonesia Total Punya 17.380 Pulau, Ini Tren Pertambahannya Sejak 2020
Republik Indonesia kini total tercatat memiliki 17.380 pulau berdasarkan data resmi terbaru Badan Informasi Geospasial (BIG) hingga Desember 2024.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Desember 2024
Kini Indonesia Total Punya 17.380 Pulau, Ini Tren Pertambahannya Sejak 2020
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: MPR Batalkan Pelantikan Gibran, Prabowo Harus Cari Wapres Baru
Akun YouTube dengan nama One Nation mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa MPR membatalkan pelantikan Gibran Rakabuming Raka
Frengky Aruan - Selasa, 04 Juni 2024
[HOAKS atau FAKTA]: MPR Batalkan Pelantikan Gibran, Prabowo Harus Cari Wapres Baru
Indonesia
8 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Maritim Dibangun Pada Tahun Ini
Dari hasil paparan dalam rapat, Kisdiyanto menyebut ada tiga dari 11 PLBN yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Tiga PLBN itu, PLBN Long Midang, PLBN Sei Kelik, dan PLBN Oepoli.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Januari 2024
8 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Maritim Dibangun Pada Tahun Ini
Bagikan