Memahami Pengertian Bayi Tabung, Begini Prosesnya
Memahami pengertian bayi tabung, begini prosesnya. (Foto: Pexels/kelvin agustinus)
MERAHPUTIH.COM - BAYI tabung, atau yang dikenal dengan istilah medis in vitro fertilization (IVF), adalah teknik reproduksi berbantuan yang membantu pasangan mengalami kehamilan ketika cara alami tidak memungkinkan.
Proses ini banyak dipilih pasangan yang menghadapi masalah kesuburan. Lantas, bagaimana proses bayi tabung ini bekerja?
Proses bayi tabung dimulai dengan stimulasi ovarium pada calon ibu, yang bertujuan untuk merangsang produksi beberapa sel telur dalam satu siklus menstruasi.
Stimulasi ini dilakukan dengan bantuan obat hormon yang diberikan dokter. Setelah telur matang, dokter akan mengambilnya melalui prosedur khusus untuk kemudian dibuahi di laboratorium.
Pada tahap selanjutnya, sel telur yang telah diambil akan dibuahi dengan sperma di luar tubuh. Proses pembuahan ini dilakukan di dalam cawan petri yang steril, di bawah pengawasan ahli embriologi.
Baca juga:
Setelah pembuahan berhasil, sel telur yang telah menjadi embrio akan dibiarkan berkembang selama beberapa hari hingga mencapai tahap yang siap untuk dipindahkan ke rahim.
Tahap terakhir adalah transfer embrio ke dalam rahim calon ibu. Setelah beberapa minggu, calon ibu akan menjalani tes kehamilan untuk mengetahui apakah embrio berhasil menempel dan berkembang menjadi janin.
Keberhasilan bayi tabung dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia dan kondisi kesehatan calon ibu. Bayi tabung memberi harapan bagi banyak pasangan untuk memiliki anak, namun proses ini memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang cukup besar.
Dengan pemahaman yang tepat, calon orang tua bisa lebih siap dalam menghadapi proses bayi tabung dan meningkatkan peluang keberhasilannya.(waf)
Baca juga:
Kampanye #SehangatHarapanIbu Siap Dukung Program Bayi Tabung
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur