Melatih Ketangkasan dan Membangun Kekompakan Lewat Permainan Cenge-cenge Maluku Utara

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 31 Oktober 2024
Melatih Ketangkasan dan Membangun Kekompakan Lewat Permainan Cenge-cenge Maluku Utara

Ilustrasi permainan cenge-cenge. (Website/Jurnal.Ummu.ac.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Mengukir garis di atas medium tanah dengan bermacam bentuk untuk jadi acuan permainan. Begitulah permainan tradisional cenge-cenge khas Maluku Utara untuk mengisi aktivitas bermain anak-anak di sana.

Cenge-cenge merupakan salah satu istilah dalam bahasa Melayu Ternate. Artinya adalah menjinjit. Di pulau Jawa permainan ini dikenal sebagai engklek.

Peserta yang terlibat dalam permainan cenge-cenge mesti melompat-lompat dari satu kotak baris ke baris yang lain. Permainan ini bisa dilakukan hanya dengan lahan yang digambar, menggunakan gacuan.

Dalam cenge-cenge tidak ada ketentuan khusus memilih gacuan. Biasannya gacuan diambil dari sumber batuan yang bilahnya gepeng serta ringan.

Baca juga:

Mengenal Polopalo, Alat Musik Tradisional Asal Gorontalo

Dalam peraturan permainan, pemain mesti menghindari menginjak atau menyentuh garis pandu yang telah dibuat. Tak hanya itu, pemain harus bisa menyelamatkan gacuan masuk dalam kotak baris yang digambar tanpa mengenai garis batas atau bahkan keluar dari garis batas.

Jenis lompatannya sendiri beragam, tergantung pada level berapa yang berhasil dilewati tim pemain. Namun pada umumnya, ketika melompat-lompat dengan cara menjinjit hanya menggunakan satu kaki.

Dengan mengandalkan satu kaki tersebut, pemain harus berpindah dari kotak baris satu ke yang lainnya. Tidak ketinggalan, pemain harus membawa kembali gacuannya sampai keluar.

Pengaturan pembagian pemain termasuk fleksibel. Cenge-cenge bisa dimainkan antar individual atau kelompok.

Jika dilakukan dengan kelompok, permain cenge-cenge terasa jadi makin seru dan komplek karena butuh kekompokan, kerja sama dan saling percaya satu sama lain kalau tim bisa menangkan pertandingan.

Dalam permainan cenge-cenge massal ini, satu tim yang bermain bisa diselamatkan oleh anggota tim lainnya jika sebelumnya melakukan kesalahan.

Misalnya, A bermain cenge-cenge namun ketika hendak menyelesaikan lompatnnya, kaki mengincak garis sebelum berhasil mengambil gacuannya, artinya ia gugur dan gacuannya akan tetap di dalam kotak.

Selanjutnya, giliran anggota timnya yang bermain. Ia akan menyelamatkan "nyawa" temannya yang gugur dengan mengambilkan gacuannya yang tertahan di dalam kotak baris.

Jika anggota tersebut berhasil menyelamatkan gacuan temannya tanpa membuat pelanggaran, artinya tim yang mulanya gugur bisa bermain kembali.

Dilansir dari Journal of Ethnik Diversity and Local Wisdom menyebutkan permainan cenge-cenge membantu anak untuk membangun tim, dan kolaborasi.

Anak juga memiliki daya kohesi sosial yang baik. Dari sisi kesehatan tubuh, anak dengan permainan cenge-cenge jadi terasah ketangkasan tubuhnya. Sebab tantangan di cenge-cenge yang menuntut anak untuk bergerak aktif dan melangkah dengan tepat.

#Maluku Utara #Permainan Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi, Senin (20/4) pagi ini.
Frengky Aruan - Senin, 20 April 2026
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Indonesia
KPK Dalami Dugaan Suap Tambang Malut, Buka Peluang Jerat Pemberi Izin
KPK menyelidiki dugaan suap izin tambang di Maluku Utara, pengembangan kasus AGK. Peluang menjerat pihak pemberi suap terbuka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KPK Dalami Dugaan Suap Tambang Malut, Buka Peluang Jerat Pemberi Izin
Indonesia
Situasi Kamtibmas Memanas, Polri Kerahkan ‘Pasukan Khusus’ ke Papua Tengah dan Maluku Utara
Polri menyiapkan berbagai satuan tugas dengan komposisi beragam. Sebanyak 100 personel Brimob ditugaskan khusus ke Papua Tengah.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Situasi Kamtibmas Memanas, Polri Kerahkan ‘Pasukan Khusus’ ke Papua Tengah dan Maluku Utara
Indonesia
Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel
Selain pengerahan personel gabungan, Polri juga mengedepankan pendekatan soft approach dan penegakan hukum tegas dalam menghadapi situasi di kedua wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut–Malut, BMKG Ungkap Penyebab dan Potensi Tsunami
Gempa M 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BMKG ungkap penyebab, dampak kerusakan, dan potensi tsunami hingga 3 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut–Malut, BMKG Ungkap Penyebab dan Potensi Tsunami
Indonesia
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Terkait jumlah korban, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Berita Foto
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Sambangi KPK Bahas Progress Antisipasi Korupsi
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe usai melakukan pertemuan dengan KPK di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 28 November 2025
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Sambangi KPK Bahas Progress Antisipasi Korupsi
Bagikan