Megawati Ungkap Tahun Kelinci Air Penuh Pengharapan Sekaligus Kesabaran

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 22 Januari 2023
Megawati Ungkap Tahun Kelinci Air Penuh Pengharapan Sekaligus Kesabaran

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Foto: DPP PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden kelima Megawati Soekarnoputri ikut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2023 kepada seluruh umat yang merayakannya.

Menurut Megawati, tahun ini ditandai dengan Shio Kelinci Air yang mengandung makna penuh dengan pengharapan sekaligus kesabaran.

Baca Juga:

KBRI Beijing Libur Imlek sampai 30 Januari 2023

"Saudara-saudara ku para umat Konghucu saya mengucapkan tahun baru Imlek. Pada tahun ini merupakan tabun Kelinci Air yang diyakini sebagai tahun penuh pengharapan sekaligus kesabaran," kata Megawati dalam Instagram @bumegabercerita yang dikutip di Jakarta, Minggu (22/1).

Megawati menyebut, pada tahun ini banyak ahli mengatakan bahwa tahun 2023 ini mengkhawatirkan dari segi ekonomi.

Namun, menurutnya dengan gotong royong akan membuat tahun ini tetap menjadi tajun yang baik untuk Bangsa Indonesia.

Baca Juga:

Pesta Kembang Api Selama 20 Menit Meriahkan Pergantian Tahun Baru Imlek di Solo

Ketua Umum PDIP ini mengingatkan, pada waktu-waktu yang lalu pun Indonesia pernah menghadapi yang namanya krisis global.

"Jadi dengan hari Imlek yang sangt dihormati oleh kalangan kaum Konghucu tentunya hal tersebut hanya bisa diraih dengan semangat persatuan," ujar Megawati.

Megawati pun berharap, perayaan Imlek di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan aman dan nyaman yang akan menjadi penanda bahwa bangsa ini adalah bangsa yang berdiri dengan kokoh dalam keberagaman.

"Genggam tangan persatuan dengan jiwa gotong royong untuk Indonesia Raya. Merdeka," tutup Megawati. (Knu)

Baca Juga:

Angka Reservasi Hotel di DIY Capai 90 Persen Saat Libur Imlek

#Ketua Umum PDIP #Megawati Soekarnoputri #Imlek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Bagikan