Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Megawati Kurban Sapi di Masjid Sunda Kelapa

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 01 September 2017
Megawati Kurban Sapi di Masjid Sunda Kelapa

Megawati Soekarnoputri saat berada di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri berkurban satu ekor sapi di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada Hari Raya Idul Adha 1438 H.

"Dari Bu Megawati ada satu ekor sapi," kata Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Sunda Kelapa Faruk Rahman di Jakarta, Jumat (1/9).

Selain Megawati, sumbangan hewan kurban juga diberikan oleh Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa Aksa Mahmud dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik.

Pada 2017, masjid tersebut total menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan 2016 saat panitia kurban Masjid Agung Sunda Kelapa menyembelih 14 ekor sapi.

Menurut Faruk, daging dari hewan-hewan kurban yang disembelih di masjid tersebut akan langsung disalurkan ke pesantren, yayasan, dan musala.

"Tidak ada pembagian kupon daging kurban karena lingkungan kita kan sebenarnya bukan warga yang membutuhkan, daripada dibagikan kupon nanti takut rusuh jadi kita pilih cara penyaluran yang terbaik," ujar dia.

Pada Iduladha kali ini pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa mendatangkan Syekh Essam Al-Mizjaji dari Yaman yang bertindak sebagai imam dalam salat Iduladha, sementara yang bertindak sebagai khatib adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

"Tadi dalam ceramahnya Pak Sofyan menjelaskan tentang proses kurban, yang selain bisa mendekatkan kita kepada Allah juga ada aspek sosialnya," tutur Faruk. (*)

Sumber: ANTARA

#Masjid Sunda Kelapa #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan