Megawati Kurban Sapi di Masjid Sunda Kelapa
Megawati Soekarnoputri saat berada di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri berkurban satu ekor sapi di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada Hari Raya Idul Adha 1438 H.
"Dari Bu Megawati ada satu ekor sapi," kata Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Sunda Kelapa Faruk Rahman di Jakarta, Jumat (1/9).
Selain Megawati, sumbangan hewan kurban juga diberikan oleh Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa Aksa Mahmud dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik.
Pada 2017, masjid tersebut total menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan 2016 saat panitia kurban Masjid Agung Sunda Kelapa menyembelih 14 ekor sapi.
Menurut Faruk, daging dari hewan-hewan kurban yang disembelih di masjid tersebut akan langsung disalurkan ke pesantren, yayasan, dan musala.
"Tidak ada pembagian kupon daging kurban karena lingkungan kita kan sebenarnya bukan warga yang membutuhkan, daripada dibagikan kupon nanti takut rusuh jadi kita pilih cara penyaluran yang terbaik," ujar dia.
Pada Iduladha kali ini pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa mendatangkan Syekh Essam Al-Mizjaji dari Yaman yang bertindak sebagai imam dalam salat Iduladha, sementara yang bertindak sebagai khatib adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
"Tadi dalam ceramahnya Pak Sofyan menjelaskan tentang proses kurban, yang selain bisa mendekatkan kita kepada Allah juga ada aspek sosialnya," tutur Faruk. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi
Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS