Megawati Jadi Pembicara Kursus Politik untuk Wartawan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 13 Agustus 2017
Megawati Jadi Pembicara Kursus Politik untuk Wartawan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MerahPutih/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Kursus Politik Angkatan I bagi wartawan. Bertempat di Kantor DPP PDIP Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan ratusan wartawan dari berbagai media mengikuti kegiatan ini.

"Seperti kata Bung Karno 'ada dua hal yang menerangi dunia, matahari dan insan pers itu sendiri. Kekuatan itulah yg membuat terang dunia," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristianto di hadapan ratusan insan dalam sambutannya saat membuka kursus politik singkat terkait ideologi Pancasila di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (14/8) pagi.

Dalam sambutannya, Hasto menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan tersebut. Dikatakannya, insan pers sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran penting untuk memberikan penerangan bagi masyarakat.

Untuk itu, kata Hasto, Insan pers memiliki tanggungjawab yang sama untuk memberikan penerangan tentang pemahaman ideologi bangsa, yaitu Pancasila.

"Kita ingin membumikan Pancasila sebagai ideologi terbuka, tidak kaku. Makanya kita lepaskan sekat-sekat kita. Kita undang seluruh media," katanya.

Rencananya, kursus politik tersebut akan menghadirkan sejumlah pemateri seperti Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Megawati Soekarnoputri, Deputi UKP-PIP Haryono, Wasekjen Ahmad Basarah.

Selain pemateri tersebut juga hadir sejumlah kepala daerah yang akan memberikan materi serupa seperti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Kursus tersebut sebelumnya juga diberikan pengantar oleh budayawan sekaligus wartawan senior, Mohamad Sobary. (Fdi)

Baca juga berita terkait PDIP di: Perindo Dukung Jokowi, Hasto Berharap Tak Ada Kepentingan Jangka Pendek

#Hasto Kristiyanto #PDIP #Kursus Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan