Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 02 Juni 2021
Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia

Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Kelima, Megawati Soekarnoputri jadi orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Federasi Rusia lewat keputusan Presiden Vladimir Putin.

Rasa haru Megawati membuat suaranya tercekat ketika menerima penghargaan dari Rusia yang diwakili oleh Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (2/6).

Sedianya penghargaan itu akan diberikan oleh Presiden Putin langsung di Moskow, pada tahun lalu. Namun akibat pandemi COVID-19, akhirnya Putin mengutus Lyudmila menyerahkannya di Indonesia kepada Megawati. Untuk Indonesia, Megawati adalah yang pertama mendapatkan penghargaan ini. Di Asia Tenggara, pemimpin yang pernah menerima penghargaan sejenis adalah Lee Kuan Yew di Singapura, serta Mahathir Mohammad di Malaysia.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Menteri PUPR Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir di Kalsel

"Ibu Megawati adalah warga negara Indonesia pertama yang dianugerahi bintang persahabatan ini," kata Lyudmila.

Dia lalu membeberkan alasan pemberian penghargaan tersebut. Yakni Rusia melihat begitu besarnya sumbangsih Megawati dalam memperkokoh kerja sama dan saling pengertian diantara masyarakat Rusia dan Indonesia. Pemberian ini sekalian sebagai simbol peringatan 70 tahun persahabatan kedua negara.

Lyudmila mengatakan Rusia mengakui bahwa hubungan dengan Indonesia yang saling menghormati dan saling percaya dimulai sejak Presiden Pertama Soekarno, yang juga ayahanda Megawati sendiri. Rusia menghormati Soekarno sehingga perayaan ulang tahun Soekarno ke 120 pada tahun ini akan ikut mereka lakukan di Jakarta.

"Yang mulia sangat dikenal dan dihormati di Rusia sebagai teman sejati yang memfasilitasi pengembangan proyek bersama di bidang strategis. Kami sangat menghargai Yang Mulia dalam pengembangaan kerja sama kedua negara," kata Lyudmila.

Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia (Ist)

Saat diberi kesempatan merespons pemberian penghargaan itu, Megawati tak mampu menahan rasa harunya. Rupanya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu teringat dengan ayahnya. "Saya sangat mengerti bahwa beliau (Soekarno) yang mulai merintis hubungan persahabatan antara Rusia dengan Indonesia," tambah Megawati.

Megawati lalu teringat ketika dirinya masih muda, ketika sang ayah mengajak dirinya ikut menjemput Presiden Kliment Voroshilov yang berkunjung ke Indonesia. "Itulah menurut saya titik awal hubungan persahabatan Indonesia-Rusia yang berjalan hingga saat ini," kata Megawati.

Megawati juga mengaku dirinya baru saja melihat kembali dokumentasi bagaimana Presiden Soekarno ketika diterima dengan sangat hangat saat berkunjung ke Rusia. Ingatannya kembali ke masa lalu. Sebagai anak muda saat itu, mereka diminta untuk bertemu dengan beberapa astronot yang telah datang ke Indonesia.

"Saya ingat satu namanya Yuri Gagarin dan ada beberapa lagi yang lain. Itu membuat waktu itu betapa banyak anak muda Indonesia yang ingin untuk menjadi astronot dari Indonesia," kata Megawati.

Secara pribadi, Megawati juga mengaku dirinya sangat diterima ketika berkunjung langsung ke Rusia untuk berkenalan dengan Presiden Putin. "Tolong sampaikan salam hangat saya dan terima kasih sangat besar atas penghargaan dari beliau. Karena menurut saya, saya dan beliau mempunyai ikatan pribadi," kata Megawati.

Menurut Megawati, banyak hal yang bisa membuat hubungan bilateral Indonesia-Rudisa semakin erat. "Dan saya merasa sangat terhormat dan takkan lupa, karena waktu itu saya diberikan kesempatan oleh Presiden Putin untuk dapat membeli alutsista dari Rusia untuk Indonesia," beber Megawati.

Baca Juga:

PKS Soroti Soal Pembangunan Infrastruktur Masa Anies

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang hadir di acara pemberian penghargaan itu, mengatakan pihaknya sangat berbahagia dengan pemberian penghargaan tersebut. "Kami merasa sangat terhormat, bukan hanya bagi Bu Mega dan keluarga, namun juga anggota dan keluarga besar PDI perjuangan atas penghormatan ini," kata Hasto.

Dia percaya bahwa dengan peringatan 70 tahun hubungan Indonesia dan Rusia pada 2020, terlebih dengan pemberian order of friendship ini, hubungan dan sejarah panjang antara kedua negara dapat ditingkatkan.

Di acara tersebut, hadir putri Megawati yang juga Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPP PDIP bidang luar negeri yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, serta Ketua DPP PDIP bidang hukum yang juga Menkumham Yasonna Laoly. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan