Megawati Ingin Pelaku Penyebar 'Hoax' Ditindak Tegas

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 26 Agustus 2017
Megawati Ingin Pelaku Penyebar 'Hoax' Ditindak Tegas

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengharapkan pihak kepolisian menindak tegas penyebar berita bohong (hoax) yang selama ini selalu meresahkan para pembaca.

"Orang itu tidak bermoral. Kalau dia punya agama oke, tapi tak punya moral. Karena itu, saya harapkan agar bisa ditindak dengan tegas," kata Mega dalam kunjungannya ke Kupang, Sabtu (26/8).

Hal ini disampaikannya saat menyampaikan pidato politik usai Pelantikan DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dihadiri kurang lebih 3.000 BMI serta 800-an massa partai berlambang Banteng tersebut.

Apa yang dilakukan oleh para penyebar berita bohong, kata Mega, jangan sampai ditiru oleh para kader BMI di Indonesia khususnya di provinsi berbasis kepulauan itu.

Sebab, perbuatan seperti itu menurut mantan Presiden RI kelima itu adalah perbuatan yang tidak terpuji dan hanya dilakukan oleh orang-orang pengecut.

"Kalau dia (penyebar berita hoax) itu jantan, seharusnya tunjukkan dirinya, dan jangan jadi pengecut," katanya.

Dia pun mencontohkan kasus terakhir adalah saat Wakil Presiden Jusuf Kalla disebut menderita sakit jantung sehingga dilarikan ke rumah sakit, padahal dalam keadaan sehat-sehat saja.

"Orang dalam keadaan sehat-sehat saja masa dibuat berita, kalau dalam keadaan sakit. 'Kan itu namanya pembohongan," tandasnya.

Dia pun mengakui bahwa keberadaan berita bohong di negeri ini semakin merajalela. Berita bohong lanjutnya justru dapat menimbulkan konflik yang semula aman dan damai.

Indonesia adalah bangsa yang berbudaya. Jangan berbuat sesuatu yang tidak diajarkan oleh bangsa ini untuk saling menghormati. Menghormati yang lebih tua dari kita.

"Hormati ketuamu, hormati tetuamu. Itu yang diajarkan dari dulu kepada kita," tandasnya. (*)

Sumber: ANTARA

#Megawati Soekarnoputri #Berita Hoax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan