Megawati Bilang 'Gua Mainin Dulu', Peneliti BRIN Tangkap Jadi Pengontrol Kekuasaan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 28 Mei 2024
Megawati Bilang 'Gua Mainin Dulu', Peneliti BRIN Tangkap Jadi Pengontrol Kekuasaan

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Foto: PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDIP telah rampung menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) V yang berlangsung selama tiga hari sejak 24 Mei hingga 26 Mei di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta. Namun, sikap mereka terhadap pemerintah baru ke depan masih belum jelas menjadi bagian dari koalisi atau memilih sebagai kubu oposisi.

Dalam pidato penutupan Rakernas V, Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri belum memutuskan sikap politik partainya di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Bahkan, orang nomor satu di partai banteng itu terkesan masih memainkan sikap tarik ulur. Menurut Megawati, sikap politik PDIP terkait pemerintahan ke depan perlu perhitungan.

"Lah ini kan juga, kan 'Sikap politik partai berada di dalam atau di luar pemerintahan', gitu kan. Lah iya, loh enak ae. Kalau menit ini saya ngomong, hi-hi, kan harus dihitung secara politik," kata Bu Mega, sapaan akrabnya, saat pidato penutupan Rakernas V PDIP di Beach International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (26/5).

Baca juga:

Presiden Jokowi Ogah Komentari Pidato Megawati di Rakernas PDIP

"Aku sambil sarapan gitu kan, aku bilang he-he enak aja, ya dong. Gua mainin dulu dong," imbuh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu, disambut riuh kader PDIP di acara Rakernas.

Berkaca dari pidato Megawati, peneliti politik BRIN Wasisto Raharjo menilai, PDIP ingin menjadi kekuatan pengontrol kekuasaan. “Saya pikir secara simbolis, PDIP ingin menjadi kekuatan pengontrol terhadap kekuasaan,” katanya, kepada wartawan, Selasa (28/5).

Menurut Wasisto, Megawati bakal menghitung secara politik sebelum menentukan sikap dan posisi politik partai berlogo bangeng moncong putih itu lima tahun mendatang.

“Saya pikir beliau masih memantau dinamika politik ke depan,” ujar peneliti di lembaga negara tempat Megawati duduk sebagai ketua dewan pengarah itu.

Baca juga:

PDIP Disarankan Deklarasikan Sikap Oposisi Demi Menang Pilkada

Lebih jauh, Wasisto juga menekankan pentingnya peran koalisi masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran. “Perlu ada koalisi masyarakat sipil yang mengawal,” tandasnya. (Pon)

#PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan