Megawati Beberkan Alasan Visi-Misi Calon Kepala Daerah Dibuatkan Partai

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 19 Februari 2020
Megawati Beberkan Alasan Visi-Misi Calon Kepala Daerah Dibuatkan Partai

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Tim Media PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa para kepala daerah yang diusung partainya di Pilkada Serentak 2020 akan memiliki visi misi yang disusun bersama dengan partai.

Megawati menegaskan bahwa calon kepala daerah itu tak bisa asal jalan semaunya sendiri walau sudah diputuskan pengusungannya.

Baca Juga:

PDIP Tunda Rekomendasi Pilwakot Solo, Gibran: "Yo ra popo"

"Saya telah memutuskan, visi misi mereka yang datang dari PDI Perjuangan, diberikan arahan yang namanya partai," kata Megawati dalam arahannya di hadapan 49 pasangan calon kepala daerah yang baru diumumkan di kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (19/2)

Megawati lalu menyontohkan pengalamannya sendiri dengan calon kepala daerah dari Papua. Ketika diwawancarai bagaimana visi membangun wilayahnya yang baru dimekarkan, dengan mudahnya menyebut akan memaksimalkan potensi tambang emas. Ketika dicecar lebih jauh, ketahuan bahwa sang calon tak memahami teknis dan cara melakukannya.

Dari pengalaman seperti itu, maka PDIP memiliki pandangan bahwa visi misi seharusnya bukan milik pribadi semata. Namun, sebuah visi yang dibicarakan bersama sesuai dengan ideologi negara dan kondisi wilayah.

"Maka itu, kita buatkan visi misi. Bukan hanya menjiplak saja. Kita akan panggil dan sampaikan draf garis besarnya," imbuh Megawati.

Megawati Soekarnoputri (depan-kiri) saat pengarahan kepada calon kepala daerah usungan PDIP. (Foto: Tim Media PDIP)
Megawati Soekarnoputri (depan-kiri) saat pengarahan kepada calon kepala daerah usungan PDIP. (Foto: Tim Media PDIP)

Sebenarnya praktik ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh PDIP. Bahkan sejak founding father Soekarno, Megawati mengatakan bahwa pola sejenis sudah dilaksanakan lewat Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Prinsip yang sama itu lalu diujicobakan di Propinsi Bali, di mana mayoritas kepala daerahnya dari PDIP.

"Hal ini saya lakukan di Bali. Pemangkunya Mas Prananda. Kami bikin pilot project di Bali. Itu jalan itu saja, tadinya ribut. Saya minta jadi satu dan berunding, dan diminta kasih lihat ke Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Apa hasilnya? Akhirnya bisa dibuat shortcut atau penghubung yang memendekkan jalan itu. Ada dua. Biayanya juga jadi lebih rendah," beber Megawati.

Baca Juga:

Ini Nama 49 Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020

Dipastikan Megawati, PDIP takkan sekedar copy paste visi misi dari satu wilayah untuk wilayah lainnya. Sebab, masing-masing daerah punya kekhusuan, semisal secara geografis.

"Tapi draf yang disiapkan ini akan mempermudah. Dan kalau didorong partai, visi misi itu bukan abal-abal. Saya lihat daerah yang visi misinya abal-abal, tak jalan di lapangan. Banyak dibikinkan oleh konsultan. Lucunya, konsultan juga tak tahu daerah itu," kata Megawati.

"Kalian menerima apa tidak?" tanya Megawati kepada para calon kepala daerah untuk 49 wilayah yang hadir.

"Iya menerima," jawab mereka kompak. (Pon)

Baca Juga:

DPP PDIP Tunda Pengumuman Calon Kepala Daerah Solo, Ada Apa?

#Megawati Soekarnoputri #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Bagikan