Media Massa Miliki Pengaruh Besar

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 04 Desember 2014
Media Massa Miliki Pengaruh Besar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen M. Fuad Basya menilai saat ini kekuatan media massa sangat berpengaruh. Pengaruh tersebut bukan hanya terjadi di sektor publik semata, melainkan juga dalam tubuh organisasi TNI.

"Bagi TNI sendiri, proses globalisasi dan demokrasi sangat berpengaruh terhadap organisasi TNI dimana pembentukan opini dan kontra opini tidak berlangsung secara seimbang, sehingga keyakinan orang terhadap opini itu jauh lebih besar dari pada kontra opini yang diberikan," kata Fuad. saat membuka Pelatihan Reporter, Kameramen dan Fotografer unsur Penerangan TNI wilayah Jakarta, di Aula Balai Wartawan Puspen TNI Mabes TNI Cilangkap Jaktim, Rabu (03/12).

Lebih lanjut jenderal bintang dua tersebut menambahkan bahwa, perkembangan arus globalisasi dan demokrasi begitu cepat yang ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Dan hal tersebut berdampak pada seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat termasuk institusi TNI.

"Kemajuan proses globalisasi dan demokrasi yang terjadi terkadang itu benar, ada juga yang kurang benar, tetapi bisa menjadi benar semua, karena kemajuan teknologi yang sangat cepat, terutama teknologi media yang merupakan salah satu unsur sangat berpengaruh di seluruh dunia”, kata Fuad menambahkan.

TNI, sambung Fuad adalah satu-satunya organisasi yang bertanggung jawab penuh terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Dalam mengelola opini, apapun yang dilakukan oleh TNI, apabila hal tersebut negatif, hasilnyapun akan negatif.

"Organisasi TNI harus mampu mengelola opini dengan sebaik-baiknya, mampu membentuk opini yang terbaik sehingga masyarakat memiliki kepercayaan penuh kepada TNI”, ujar Kapuspen TNI.

Dalam kesempatan tersebut, atas nama Panglima TNI, Kapuspen TNI mengucapkan terima kasih kepada peserta yang hadir, bagi pemateri diharapkan ilmu yang diberikan bermanfaat bukan untuk pribadi melainkan untuk negara dan bangsa. Kemajuan TNI adalah kemajuan negara kita, karena di dunia ini apabila negaranya maju maka tentaranya akan maju pula, begitupun sebaliknya.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 3-5 Desember 2014, diikuti 118 personel penerangan TNI wilayah Jakarta, terbagai dalam tiga kelompok yaitu Reporter, Fotografer dan Kameramen, yang dipandu oleh beberapa narasumber yang profesional dari media nasional.

#Politik #Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Stabilitas Politik Prabowo jangan cuma Untungkan Elite, Rakyat Tunggu Bukti Kesejahteraan
Jangan sampai elite politik sibuk dengan pertarungan kekuasaan, sedangkan persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat terabaikan,
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Stabilitas Politik Prabowo jangan cuma Untungkan Elite, Rakyat Tunggu Bukti Kesejahteraan
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Stabilitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi kritik, mengabaikan oposisi, atau menyeragamkan pandangan politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Berita Foto
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP - GPI) Khoirul Amin menyampaikan pernyataan sikap dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (25l6/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Indonesia
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Advokat Prabu Sutisna mengimbau tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan agar tidak memicu polemik di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Olahraga
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Hukuman masa lalu tersebut jatuh setelah sejumlah pemain berpose menggunakan spanduk politik serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Bagikan