Headline

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi dengan Video Pemukulan Siswa

Eddy FloEddy Flo - Senin, 06 November 2017
Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi dengan Video Pemukulan Siswa

ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seusai beredarnya video pemukulan siswa, masyarakat Pangkalpinang sedikit resah. Masyarakat sempat mencari pelaku dalam video pemukulan tersebut.

Untuk meredam suasana, pihak kepolisian Pangkalpinang mengimbau masyarakat di Bangka Belitung agar tidak terprovokasi dengan video pemukulan yang saat ini viral di media sosial.

Kasat Intelkam Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra, Senin (6/11), mengatakan dari hasil penyelidikan dan pulbaket Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang kejadian di dalam video tidak terjadi di Pangkalpinang.

"Kejadiannya diduga di Pontianak, dimana saat ini sedang diselidiki lebih dalam oleh kepolisian setempat," katanya.

AKP Adi sebagaimana dilansir Antara mengatakan, video tersebut dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memprovokasi di Pangkalpinang dengan dikait-kaitkan dengan kejadian pemukulan guru terhadap muridnya di SMPN 10 Pangkalpinang pada Oktober 2017, sehingga seolah-olah apa yang ada di video tersebut merupakan kejadian yang ada di SMP N 10 Pangkalpinang.

Dikatakannya, kejadian di video itu tidak ada hubungannya dengan kejadian di SMPN 10 Pangkalpinang.

"Kejadian di SMPN 10 Pangkalpinang sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak sekolah, Diknas Kota Pangkalpinang dan orang tua murid serta murid yang bersangkutan tidak mempermasalahkannya lagi," katanya.

Adi mengatakan, Kota Pangkalpinang sudah kondusif sehingga harus dijaga selalu dan masyarakat diminta mempercayakan segala sesuatunya kepada pihak kepolisian atau pihak terkait yang dapat dipercaya.

"Karena bila kita menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya maka akan menimbulkan provokasi dan meresahkan masyarakat dan akan berakhir terganggunya situasi kamtibmas. Kami lagi menyelidiki siapa yang menyebarkan berita provokasi ini," ujarnya.(*)

#Kekerasan Anak #Video Kekerasan #Pemukulan #Bangka Belitung
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Dalam pelaksanaannya, Polri akan bekerja sama dengan kementerian terkait, para pemerhati, serta stakeholder terkait, baik di dalam maupun di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Dari 162 kasus yang ditangani sepanjang tahun ini, kekerasan seksual menempati peringkat pertama sejak Januari hingga November.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Indonesia
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Rio mendorong adanya pelatihan teknis intensif bagi kepala sekolah, guru, anggota TPPK/PPK
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Desember 2025
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Indonesia
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Lemahnya langkah antisipatif membuat kasus kekerasan terhadap anak terus berulang.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Indonesia
Sosok Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Alami Bullying dan Terpengaruh Konten Kekerasan
Sosok pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta diduga merupakan siswa sekolah tersebut. Ia juga disebut mengalami bullying.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Sosok Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Alami Bullying dan Terpengaruh Konten Kekerasan
Indonesia
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Larangan Istirahat di Masjid, Tapi Pengelola Wajib Pasang CCTV Biar Aman
Ia mendorong optimalisasi fungsi sosial masjid yang luas, mencontoh fungsi di zaman Nabi, sambil tetap memperhatikan aspek keamanan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 05 November 2025
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Larangan Istirahat di Masjid, Tapi Pengelola Wajib Pasang CCTV Biar Aman
Indonesia
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Kini banyak anjing liar di kawasan objek wisata Babel yang kerap mengganggu pengunjung, bahkan sampai melakukan penyerangan terhadap para wisatawan
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Bagikan