Masinton Sebut Presiden Joko Widodo Masih Kader PDIP
Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. ANTARA News/Fathur Rochman
MerahPutih.com - Status Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP) kerap dipertanyakan setelah putranya Gibran Rakabuming menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Baca Juga:
Politikus PDIP Masinton Pasaribu buka suara saat ditanya soal status Jokowi di partai Banteng moncong putih.
“Ya harusnya kan masih (kader PDIP),” kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11).
Masinton mengatakan, Jokowi sebagai kader PDIP belum menyatakan atau mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu pasangan capres dan cawapres.
Baca Juga:
“Kalau belum ada dukungan, kalau belum ada deklarasi ya harusnya (masih kader PDIP),” ujar Masinton.
Saat disinggung soal apakah Jokowi akan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Masinton mengaku belum mengetahui hal tersebut.
“Belum tahu saya,” tutup Masinton. (Pon)
Baca Juga:
Prabowo Akui 2 Kali Didatangi Jokowi saat Kalah Pilpres 2014-2019
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara