MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah komunitas dalam menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2021 dikemas secara virtual atau online.
"Kota Jakarta adalah rumah bagi beragam suku dan latar belakang agama dan budaya, yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman," ungkap Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda DKI Jakarta Muhammad Zein, pada Kamis (11/2).
Sehingga, ucap Zein, perayaan Imlek virtual ini dapat menjadi momentum warga Jakarta untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi pandemi COVID-19.
Baca Juga:
Kota Bogor Diberlakukan Ganjil-Genap saat Libur Panjang Imlek
"Saya berharap warga Jakarta dapat turut menikmati rangkaian perayaan yang disuguhkan meski dari rumah,” terang dia.
Lebih lanjut, zein menyampaikan, rangkaian kegiatan berlangsung mulai 11 sampai 26 Februari 2021. Di antaranya, kampanye edukasi masyarakat tentang keberagaman di Jakarta melalui media sosial, konten berseri mengenai tradisi Imlek hingga sejarah Imlek masuk ke Jakarta.
"Konten foto esai menampilkan figur-figur yang erat dengan Imlek, penayangan video Imlek pada videotron/LED di Jakarta, tayangan sembahyang Imlek, dan pertunjukan live Barongsai," ungkap dia.
Masyarakat dapat menyaksikan seluruh rangkaian perayaan Jakarta Imlekan 2021 melalui kanal Youtube Pemprov DKI, kanal Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), Plus Jakarta (@plusjakarta), dan Jakarta Experience Board (@jxboard).
Adapun jadwal penayangan sejumlah acara pada kanal Youtube Pemprov DKI sebagai berikut:
- Puncak Acara Jakarta Imlekan 2021 akan ditayangkan pada Kamis, 11 Februari 2021, pukul 19.00 WIB;
- Perayaan Imlek dengan Matakin akan ditayangkan pada Minggu, 14 Februari 2021, pukul 10.00 WIB;
- Perayaan Cap Go Meh - Live Barongsai akan ditayangkan pada Jumat, 26 Februari 2021, pukul 19.00 WIB.
Baca Juga:
Libur Imlek, Belasan Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api
Jakarta Imlekan 2021 dapat terselenggara atas kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI, melibatkan BUMD, lembaga keagamaan etnis Tionghoa di Jakarta (Perhimpunan Indonesia Tionghoa/INTI, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia/Matakin, Perwakilan Umat Buddha Indonesia/Walubi, Persatuan Umat Budha Indonesia/Permabudhi, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia/PSMTI, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia/PITI), serta sejumlah komunitas dan masyarakat Jakarta.
Seluruh proses produksi rangkaian acara Jakarta Imlekan 2021 dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan semua pihak yang terlibat tetap berada dalam kondisi yang aman. (Asp)
Baca Juga:
Antisipasi Lonjakan Pelancong Saat Imlek, Polisi Pasang Sejumlah Pos Keamanan di Tol