Headline

Masih di Swedia, Begini Pesan Ridwan Kamil Soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 27 Juli 2019
  Masih di Swedia, Begini Pesan Ridwan Kamil Soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Gubernur Ridwan Kamil saat peluncuran program JabarQR di Gedung Sate, Bandung (Foto: Twitter @ridwankamil)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat waspada dan tidak panik terkait erupsi Gunung Tangkuban Parahu.

Emil –demikian Ridwan Kamil disapa—mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga: Satu Desa di Bandung Barat Terdampak Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

“Saya mendapati kabar tentang situasi Tangkuban Parahu, erupsi lokal tapi asapnya mulai terasa ke Lembang. Saya sudah koordinasi BNPD minta untuk berkoordinasi dengan level desa, lurah, kecamatan. Safety harus diutamakan,” katanya dari Stockholm, Swedia, Jumat (26/7).

Erupsi gunung Tangkuban Parahu yang direkam masyarakat
Erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang direkam masyarakat (MP/Mauritz)

Emil juga meminta wisatawan dan masyarakat untuk tidak mendekati gunung Tangkuban Parahu. Selain itu, dia juga memeringati masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Harap bersabar dulu dan saya minta untuk tidak panik,” katanya.

“Mohon untuk tidak gampang share informasi yang hoaks, cari sumber berita resmi. Pastikan berita itu benar. Kita berdoa semoga erupsinya tidak membesar dan membahayakan,” lanjutnya.

Debu tebal menutupi mobil wisatawan yang berada di sekitar Gunung Tangkuban Parahu
Debu tebal menutupi mobil wisatawan yang berada di sekitar Gunung Tangkuban Parahu (MP/Mauritz)

Baca Juga: Gunung Tangkuban Parahu Erupsi

Imbauan serupa diungkapkan oleh Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. Dia meminta masyarakat sekitar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, meningkatkan kewaspadaannya.

Gunung Tangkuban Parahu meletus
Asap dan debu meluncur keluar dari kawah Gunung Tangkuban Parahu (MP/Mauritz)

“Meski begitu jangan panik, ikuti perintah petugas setempat apabila sewaktu-waktu harus evakuasi,” tutupnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: Eksotisme Pemandangan Alam di Gunung Tangkuban Perahu

#Wisata Gunung Tangkuban Perahu #Gunung Api #Gunung Meletus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Langkah evakuasi diprioritaskan bagi warga yang bermukim di dekat zona rawan erupsi. Yang dalam hal ini selain Desa Kuta Tengah juga ada Desa Payung di Kecamatan Payung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Pagi Tadi, PVMBG Keluarkan 3 Rekomendasi
Letusan tercatat pukul 06.07 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 mdpl. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 November 2025
Gunung Semeru Erupsi Pagi Tadi, PVMBG Keluarkan 3 Rekomendasi
Bagikan