Masih Banyak Warga Salah Mengadu di Balai Kota
Suasana layanan aduan masyarakat di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (15/5). (MerahPutih/Fadhli)
Balai Kota DKI Jakarta membuka sejumlah kluster tempat layanan pengaduan warga yang beroperasi sejak pagi hari.
Puluhan warga terlihat mengantre satu demi satu untuk mendapat pelayanan dari petugas masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Pantauan merahputih.com, kluster yang disediakan antara lain bidang Kesehatan/ BPJS, Perizinan, Rusun, Pelayanan Umum, Pendidikan dan Pelayanan Hukum.
Namun, sejak dioperasikan Jumat (12/5) pekan lalu, masih ada warga yang salah alamat aduan. Contohnya ibu Rosliana (55), warga Palmerah ini mengadukan soal pengurusan sertifikat tanah yang hilang.
"Iya, saya ngurus sertifikat tanah yang hilang, tapi sama petugas saya disuruh ke BPN dulu, atau ke kelurahan dulu," ujarnya kepada merahputih.com, Senin (15/5).
Masih banyaknya warga yang salah mengadu tetap harus dilayani, seperti yang dikatakan petugas layanan BPJS.
Katanya, hari ini saja ada sekitar 10 aduan terkait BPJS, rata-rata aduan warga soal tunggakan uang mandiri. Padahal, menurutnya tunggakan uang harus melewati kantor BPJS.
"Tetap kita layani, kita beri saran dan masukan," kata Sri, petugas Layanan BPJS di Balaikota.
Dalam satu hari puluhan orang mengantre di setiap kluster bidang layanan aduan. (Fdi)
Baca juga berita terkait Balai Kota di: Bunga Ahok-Djarot Akan Dibuang ke Bantargebang
Bagikan
Berita Terkait
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Patung Kuda Arah Balai Kota Jakarta Ditutup Sejak Pagi, Tapi Bukan Imbas Demo Buruh
Pemprov DKI Minta Warga tak Datang ke Balai Kota untuk Lamar PPSU, Bisa Daftar Online
Persija Diundang ke Balai Kota, Rizky Ridho Curhat ke Pramono dan Rano Karno
DPRD DKI Undang Mantan Gubernur saat Pramono Pidato Perdana, Jokowi Datang Enggak Ya?
Pj Teguh Ungkap Alasan Jokowi Tak Hadiri Acara Perayaan Malam Tahun Baru di Balaikota
Warga Apartemen Graha Cempaka Mas Ngadu ke Pj Teguh Akibat Merugi Rp 40 Miliar
Jubir RIDO Bela RK Jelaskan Maksud Wacana Balai Kota Pindah ke Jakarta Utara
Ada Demo Sopir JakLingko, Jalanan Depan Balai Kota DKI Ditutup
Hari Pertama Lebaran Pj Heru 'Open Office' di Balai Kota