Masih Ada Anak-Anak Kelaparan dan Desa Belum Tersentuh Listrik, Prabowo: Ini Kenyataan!
Presiden Prabowo Subianto/ dok Setpres
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal masih banyaknya rakyat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan. Menurut Prabowo, Indonesia yang usianya akan mencapai 80 tahun, masih banyak pendudukan ya yang mengalami kesulitan hidup.
“Masih ada anak-anak yang kelaparan, mengapa para petani dan nelayan kita masih berjuang untuk mendapatkan hasil yang layak dari kerja keras mereka," ujar Prabowo saat peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2).
Baca juga:
24 Februari 2025, Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Danantara
Tidak hanya itu, Prabowo juga menyoroti masih banyaknya desa yang belum tersentuh listrik. “Mengapa setelah delapan dasawarsa, masih ada desa dan kota yang belum tersentuh listrik, mengapa di tengah kekayaan yang kita miliki masalah-masalah ini masih tetap ada,” jelas Prabowo.
Menurutnya, hal ini bukan karena Indonesia kekurangan sumber daya, melainkan karena belum optimalnya pemanfaatannya sehingga manfaatnya belum optimal dan merata ke rakyat. "Ini kenyataan harus diakui, karena perubahan berarti hanya bisa dilihat dari keberanian melihat kebenaran keberanian melihat kekurangan kita." ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya untuk kebermanfaatan rakyat ada dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dalam ayat 1 pasal tersebut, disebutkan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Kemudian pada ayat 2 disebutkan, cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara. Lalu ayat 3 berbunyi, bumi, air, dan kekayaan alam di dalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat.
Baca juga:
Pramono Baru Gabung Retret, Kader PKS: Abaikan Instruksi Presiden Prabowo
"Asas ini jadi pedoman kita dalam memastikan kekayaan nasional memberi manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia," kata mantan Menteri Pertahanan ini.
Dia menekankan urgensi memperbaiki keadaan tersebut. Indonesia tidak kekurangan sumber daya alam, akan tetapi karena cara mengelola dan memanfaatkan SDA belum sepenuhnya memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
"Kita harus mengelola dan memanfaatkan SDA yang dianugerahkan tuhan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dan masa depan Indonesia adalah tugas utama kita," tutup Prabowo. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
UKT Mahal Jadi Sorotan, DPR Apresiasi Pertemuan Prabowo dengan Para Guru Besar
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah