Martin Bashir tak Ingin Dikaitkan dengan Kematian Putri Diana

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 24 Mei 2021
Martin Bashir tak Ingin Dikaitkan dengan Kematian Putri Diana

Interview Martin Bashir dengan Putri Diana pada 1995. (Foto: BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MANTAN jurnalis BBC, Martin Bashir, menggunakan tipu daya kepada Putri Diana demi mendapatkan wawancara eksklusif pada 1995. Ia membantah bertanggung jawab atas rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian Diana.

Mengutip The Sunday Times, Bashir meyakini aksinya tidak menyakiti Diana. Penyelidikan independen yang diterbikan Kamis (20/5) menemukan Bashir berbohong dan membuat Diana percaya bahwa ia dimata-matai demi mendapat persetujuan untuk wawancara. Dalam wawancara itu, Diana membeberkan pernikahan yang gagal dengan Pangeran Charles.

“Saya tidak pernah ingin menyakiti Diana sama sekali dan saya yakin tidak melakukannya,” kata Bashir.

Putra sulung Diana, William, mengatakan wawancara itu didapatkan dengan cara menipu. Itu menjadi kegagalan BBC berkontribusi signifikan terhadap ‘ketakutan, paranoia, dan isolasi’ Diana. Pangeran Harry dan adik Diana, Charles Spencer, mengatakan wawancara itu bagian dari praktik tidak etis yang pada akhirnya merenggut nyawa Diana dalam kecelakaan mobil di Paris 1997.

Baca juga:

Wawancara Putri Diana Ternyata Dipenuhi Taktik

Martin Bashir Tak Ingin Dikaitkan dengan Kematian Putri Diana
Menggunakan taktik agar Diana membeberkan pernikahannya dengan Pangeran Charles. (Foto: Evening Standard)

“Saya tidak merasa bertanggung jawab untuk banyak hal lain yang terjadi dalam hidupnya, dan masalah rumit terkait keputusan itu,” kata Bashir.

“Saya bisa memahamin motivasinya. Tapi untuk menghubungkan tragedi, hubungan sulit antara keluarga kerajaan dan media hanya di pundak saya terasa tidak masuk akal. Gagasan bahwa saya satu-satunya yang bertanggung jawab saya kira tidak masuk akal dan tidak adil,” lanjutnya.

Laporan mantan hakim senior di Inggris, John Dyson, menemukan bahwa Bashir, yang waktu itu kurang terkenal, telah menunjukkan pernyataan bank palsu kepada Spencer. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Diana disadap oleh layanan keamanan dan dua asisten senior dibayar untuk memberikan informasi tentang Diana.

Baca juga:

BBC akan Selidiki Wawancara Putri Diana

“Bashir menipu dan membujuknya untuk mengatur pertemuan dengan Putri Diana. Dengan perilaku tipu daya, Bashir berhasil menciptakan tulisan tangan dari Diana sebulan setelah wawancara yang menuliskan tidak ada penyesalan dan Bashir tidak menunjukkan informasi yang tidak Diana ketahui,” tulis laporan itu.

Berdasarkan laporan tersebut, setelah wawancara ditayangkan, Bashir berulang kali berbohong kepada atasan mengenai caranya mendapatkan akses wawancara itu. Wawancara dengan Diana membuat Bashir jadi terkenal. Ia bahkan bisa mewawancarai bintang papan atas, termasuk Michael Jackson. (and)

Baca juga:

Kisah di Balik Bulimia, Gangguan Makan yang Diderita Putri Diana

#Putri Diana #Kerajaan Inggris #Selebritas
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

ShowBiz
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Pemain bass legendaris asal Manchester itu memilih desain yang terinspirasi langsung dari artwork ikonis album debut The Stone Roses (1989) sebagai penutup perjalanan hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
ShowBiz
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Menurut berita yang tersebar, sosok Ransone meninggal pada 19 Desember.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
ShowBiz
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Nick Reiner didakwa atas dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan keadaan khusus yang menuding adanya pembunuhan ganda.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
  Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
ShowBiz
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Polisi mengatakan Nick Reiner ditangkap beberapa jam kemudian, sekitar pukul 21.15 waktu setempat pada Minggu.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
ShowBiz
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Polisi menyatakan belum ada penangkapan, dan saat ini tidak ada tersangka maupun orang yang menjadi perhatian.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
ShowBiz
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19
Video musik Memori dirancang sebagai refleksi atas kehilangan, pertemuan, dan kebersamaan, tiga unsur yang membentuk esensi sebuah kenangan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19
ShowBiz
Go Public, Katy Perry Pamer Kemesraan Bareng Justin Trudeau di Instagram
Dalam salah satu foto, Perry dan Trudeau terlihat tersenyum dalam sebuah swafoto, dengan wajah mereka saling bersentuhan.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
 Go Public, Katy Perry Pamer Kemesraan Bareng Justin Trudeau di Instagram
ShowBiz
Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Dedikasi 29 Tahun di Dunia Hiburan
Jenazah Epy kini tengah disemayamkan di kawasan Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Dedikasi 29 Tahun di Dunia Hiburan
ShowBiz
Mudy Taylor Meninggal Dunia, Komika Musikal dengan Legasi Besar
Ia dikenang sebagai komika yang berhasil menjahit humor dan musik menjadi satu kesatuan yang hidup, segar, dan kreatif
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Mudy Taylor Meninggal Dunia, Komika Musikal dengan Legasi Besar
ShowBiz
Menggerepe Ariana Grande di Pemutaran Perdana ‘Wicked: For Good’, Seorang Pria Australia Dilarang Masuk Singapura Selamanya
Johnson Wen, 26, dijatuhi hukuman sembilan hari penjara karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan kini telah dilarang memasuki Singapura kembali.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Menggerepe Ariana Grande di Pemutaran Perdana ‘Wicked: For Good’, Seorang Pria Australia Dilarang Masuk Singapura Selamanya
Bagikan