Marawis Underwater Meluaskan Tradisi Lebaran

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 25 April 2023
Marawis Underwater Meluaskan Tradisi Lebaran

Marawis dibawa ke Indonesia oleh para pedagang dan ulama yang berasal dari Yaman. (MP/Deti Gurnita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MARAWIS menjadi satu jenis musik percampuran dua budaya. Musik yang kental dengan agama Islam ini merupakan perpaduan dari Indonesia dan Arab. Jenis musik ini dibawa ke Indonesia oleh para pedagang dan ulama yang berasal dari Yaman, beberapa abad yang lalu.

Nama jenis musik ini diambil dari alat musik khas yang disebut marwas. Marwas atau yang biasa juga dipanggil dengan sebutan marawis adalah alat musik mirip gendang. Memiliki diameternya sekitar 20 cm dan tinggi 19 cm.

Baca Juga:

3 Kota Indonesia Masuk Daftar Smart City Dunia

marawis
Marawis Underwater dalam merayakan hari raya Idul Fitri 2023 di Sea World Ancol (22/4) membuktikan bahwa inovasi dalam pertunjukan penting diedukasikan pada masyarakat (MP/Deti Gurnita)

Dalam musik marawis, selain menggunakan marwas, alat musik tetabuhan lainnya yang digunakan adalah hajir atau gendang besar. Hajir ini memiliki diameter sekitar 45 cm dan tinggi 60-70 cm. Kesenian ini juga menggunakan dumbuk, sejenis gendang yang berbentuk seperti dandang, tamborin, dan dua potong kayu bulat berdiameter 10 cm.

Dalam memainkan musik ini biasanya terdiri dari satu kelompok laki-laki yang berjumlah minimal 10 orang. Setiap orang memainkan satu buah alat sambil bernyanyi. Musik ini berirama cepat yang dapat membangkitkan semangat, bahkan beberapa orang dari kelompok tersebut bergerak sesuai dengan irama lagu.

Musik marawis konon menjadi media dalam menyebarkan agama Islam oleh walisongo di pulau Jawa. "Marawis tidak lepas dari nilai-nilai religius. Jika awalnya musik ini untuk jadi alat bantu dalam syiar agama, kini mengikuti perkembangan jaman musik ini kian berkembang dan kerap dipakai dalam merayakan hari-hari besar agama Islam," jelas pegiat seni marawis Hasan Shahab.

Baca Juga:

Serba-Serbi Tradisi Lebaran di Indonesia

marawis
Libur Lebaran 2023 ini dipersiapkan dengan matang diharapkan semua destinasi wisata dan aktivitas rekreasi dapat berjalan dengan kondusif. (MP/Deti Gurnita)

Geliat perkembangan tersebut dibuktikan dengan adanya pertunjukan ini dalam merayakan hari raya Idul Fitri 2023 di Sea World Ancol (22/4). Salah satu destinasi wisata di Jakarta ini membuktikan bahwa inovasi pertunjukan yang mengangkat tradisi ini penting diedukasikan pada masyarakat.

Marawis Underwater ini berlangsung kurang lebih dalam durasi 10-15menit. Di dalam akuarium besar, diperlihatkan para penyelam yang beratraksi sebagai anggota marawis yang menabuh bedug. Atraksi ini dikombinasikan dengan beberapa anggota lain yang berada di luar akuarium memainkan beberapa alat tabuh lainnya.

“Segala keajaiban ini kami hadirkan khusus bagi seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman baru menikmati masa libur Lebaran 2023 dan kami harap dengan semua persiapan yang matang, aktivitas rekreasi dapat berjalan dengan kondusif dan lebih baik.” jelas Eddy Prastiyo, Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Selamat berlibur ya! (dgs)

Baca Juga:

Destinasi Wisata Alam di Indonesia, Terbaik di Dunia

#Wisata #Lebaran
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan