Mantan Teroris Berharap Semangat Pahlawan Jadi Motivasi Generasi Muda
Peserta pelatihan duta damai dunia maya 2017 wilayah Jawa Timur di Malang, Kamis (27/7). (Foto Ist)
MerahPutih.com - Semangat Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
“Sebagai anak muda, saya ingin jadi pahlawan saat itu. Niat kami ingin menjaga NKRI, tapi ternyata caranya salah dan tidak sesuai dengan Undang-undang dan Pancasila,” kata Iqbal Husaini alias Adrian Alamsyah di Jakarta, Kamis (9/11). Pria yang juga akrab dipanggil Rambo itu merupakan mantan teroris yang pernah divonis empat tahun penjara karena kasus terorisme saat konflik Ambon.
Rambo mengajak generasi muda Indonesia untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Itu penting karena generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
Apalagi saat ini dunia telah memasuki era globalisasi modern yang diwarnai dengan semakin canggihnya kemajuan informasi teknologi melalui internet (dunia maya). Ironisnya kemajuan informasi teknologi itu tidak hanya membawa dampak kebaikan bagi umat manusia, tapi banyak juga dampak negatifnya. Utamanya dimanfaatkannya kemajuan teknologi itu oleh kelompok radikal dalam melakukan propaganda untuk merekrut anggota baru.
“Kita harus mengambil pelajaran dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan saat merebut kemerdekaan. Kalau dulu pahlawan berjuang mengangkat senjata, sekarang generasi muda bisa menjadi pahlawan dengan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal baik,” imbuhnya.
Menghadapi propaganda radikal terorisme, generasi muda disarankan bisa menjadi agen perdamaian di dunia maya.
“Jadilah pahlawan dengan menjadi agen perdamaian baik di dunia nyata maupun dunia maya. Warisan kemerdekaan dari pahlawan, ini adalah warisan terbaik buat bangsa Indonesia. Mari kita jaga kemerdekaan dan keutuhan NKRI,” katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos