Mantan Kontestan America's Got Talent Dikabarkan Meninggal Akibat Bunuh Diri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 September 2024
Mantan Kontestan America's Got Talent Dikabarkan Meninggal Akibat Bunuh Diri

Peserta AGT. Youtube/backstagepass

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Acara pencarian bakat America's Got Talent memberikan penghormatan pada Emily Gold, mantan kontestan pencarian bakat America's Got Talent yang dikabarkan meninggal dunia karena bunuh diri.

"Keluarga AGT menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabat, dan anggota tim Emily Gold. Ia adalah jiwa muda yang cemerlang dan akan sangat dirindukan," akun resmi X acara tersebut.

Dilansir dari Billboard, Gold merupakan peserta di tim tari SMA Los Osos yang mengikuti AGT. Sayangnya, mereka tereliminasi di perempat final.

Walau tereliminasi, mereka mendapat tepuk tangan meriah dan pujian dari juri Simon Cowell.

Baca juga:

Putri Ariani Bikin Simon Cowell Kehabisan Kata-kata dan Lolos Ke Babak Final AGT

"Itu benar-benar brilian. Yang saya sukai dari ini adalah pertama-tama energinya. Saya pikir apa yang baru saja saya lihat adalah semua yang seharusnya dilakukan sekolah hebat, yaitu mendorong bakat dan persahabatan," kata Simon waktu dulu.

Kabar kematian Gold, disampaikan orang tuanya, Steven Gold dan Brandy Gold, dengan membagikan pesan yang menyayat hati tentang mendiang putri mereka di Instagram.

"Dengan kesedihan yang tak terkira, kami harus memberi tahu Anda semua bahwa kami kehilangan Emily yang cantik pada tanggal 13 September. Hati kami memiliki lubang seukuran alam semesta saat ini," tulis mereka dikutip dari Billboard, Rabu, (18/9).

Mereka mengatakan, mendapatkan banyak dukungan dan curahan cinta. Dan itu diharapkan menjadi pembantu untuk melewati masa-masa sulit.

"Curahan cinta dan dukungan yang kami terima menunjukkan kepada kita betapa banyak kehidupan yang telah disentuh dan diangkat oleh malaikat itu, dan itulah yang akan membantu kita melewati masa-masa tersulit dalam hidup kita. Terima kasih banyak atas cinta dan dukungan Anda," katanya.

Baca juga:

Hadiah untuk Dunia, Putri Ariani Raih Posisi Keempat di AGT 2023

Menurut Kantor Informasi Publik Patroli Jalan Raya California, Gold ditemukan tewas pada pukul 11:52 malam pada hari Jumat (13 September).

Melalui pemantauan petugas dari area Patroli Jalan Raya California Rancho Cucamonga, terlihat seorang pejalan kaki yang sedang berjalan di jalan.

Ketika petugas tiba, mereka menemukan seorang perempuan, berusia 17 tahun tertabrak oleh setidaknya satu kendaraan lain di jalur mobil bersama di jalur timur 210.

Gold meninggal karena luka-lukanya dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian. (Tka)

#Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Bagikan