Wisata Indonesia

Manjakan Lidah dan Mata di Bukittinggi

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 10 Juli 2018
Manjakan Lidah dan Mata di Bukittinggi

Kota Bukittinggi menyimpan banyak dsestinasi wisata. (Foto" lihat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDENGAR kata Bukittinggi, mungkin kita akan membayangkan Jam Gadang sebagai landmark kota tersebut. Tapi wisata di sana tak sebatas Jam Gadang loh! Bukittinggi menyimpan keindahan panorama alam yang tak terbayangkan. Salah satu wisata alam andalan Bukittinggi adalah Ngarai Sianok.

Dari puncak menara Jam Gadang, kita bisa melihat Ngarai Sianok, lembah, dan bukit dan bangunan-bangunan modern. Ngarai Sianok menjadi latar belakang landmark Sumatera Barat yang dibuat tahun 1926 tersebut. Keberadaannya membuat pemandangan di Jam Gadang menjadi semakin istimewa.

ngarai sianok
Ngarai Sianok yang memiliki panorama ciamik. (Foto: bukittinggikota)

Atmosfer yang terdapat di Ngarai Sianok sangat menakjubkan. Bagaimana tidak. Kita bisa melihat hamparan bukit berwarna hijau, sawah, sembari menghirup udaranya yang bersih dan sejuk serta mendengar suara kicauan burung dan gemericik air sungai.

Jika ingin bersantai menikmati keindahan Ngarai Sianok, berkunjunglah ke tempat makan yang ada di sana. Tak jauh dari Ngarai Sianok terdapat sebuah kafe bernama Taruko Café Resto. Untuk ke kafe tersebut, kita hanya perlu menempuh waktu sekitar 20 menit. Taruko Café Resto menawarkan konsep yang cukup unik. Kafe ini terletak di dasar lembah dan dikelilingi bukit-bukit, sawah, dan sungai. Para pengunjung bisa makan di pondok-pondok bernuansa khas Minang.

janjang koto gadang
Janjang Koto Gadang 'Tembok Cina' Bukittinggi. (Foto: kesiniaja)

Selain Taruko café Resto, kita juga bisa berkunjung ke rumah makan lainnya yakni Rumah Pohon Abdul. Rumah makan ini terletak di jalur pendakian Lambah – Sianok, Koto Gadang KM 1, Kabupaten Agam. Waktu tempuh dari Jam Gadang ke Rumah Pohon Abdul hanya sekitar 10 menit. Rumah Pohon Abdul juga menyuguhkan konsep yang tak kalah keren. Kita bisa menikmati keindahan Ngarai Sianok sembari menikmati kopi hangat di atas rumah pohon.

Puas menikmati keindahan Ngarai Sianok, kita bisa menyusuri “Tembok Cina” milik Bukittinggi, yakni Janjang Koto Gadang. (avia)

#Sumatera Barat #Wisata Sumatera Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Indonesia
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi Gunung Marapi dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Indonesia
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Pantauan di lapangan memperlihatkan pekerjaan pembangunan huntara di beberapa titik berjalan dalam berbagai tahapan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Bagikan