Mangkubumi Dinobatkan PB XIV, GKR Timoer: Penobatan Cacat Hukum, Jumenengan Purbaya Tetap Jalan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Mangkubumi Dinobatkan PB XIV, GKR Timoer: Penobatan Cacat Hukum, Jumenengan Purbaya Tetap Jalan

Putri sulung PB XIII Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma Dewayani. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Putri sulung mendiang PB XIII, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, mengaku prihatin atas kisruh yang terjadi menjelang jumenengan KGPAA Purbaya. Ia menyebut situasi yang berkembang saat ini mengingatkannya pada perpecahan internal Keraton Surakarta seperti saat suksesi PB XIII dulu.

“Acara jumenengan masih berjalan. Saya hanya kasihan Keraton Solo dipecah belah seperti ini, seperti mengulang suksesi PB XIII,” ujar GKR Timoer di Solo, Kamis (13/11).

GKR Timoer memastikan bahwa acara jumenengan KGPAA Purbaya tetap akan dilaksanakan sesuai undangan pada Sabtu (15/11).

Menurutnya, seluruh persiapan telah mencapai sekitar 70 persen, dan pihak keluarga PB XIII tetap berkomitmen menjaga kelangsungan tradisi Keraton.

“Persiapan sudah 70 persen, dan acara tetap jalan seperti jadwal,” katanya.

Baca juga:

Keraton Surakarta Gelar Upacara Jumenengan PB XIV, Sabtu (15/11)

GKR Timoer menyesalkan langkah Gusti Mangkubumi yang dinilainya melanggar kesepakatan keluarga terkait penerus tahta. Ia mengungkapkan, sebelumnya telah ada kesepakatan bersama di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Tengah, dan Wali Kota Surakarta Respati saat mereka melayat PB XIII pada 2 November lalu.

“Saya sedih Mangkubumi bisa berkhianat pada kami, kakak dan adik-adiknya sendiri. Kami waktu itu bersepakat bahwa putra mahkota adalah Purbaya. Ketika Gibran datang, Mangkubumi juga menyampaikan sepakat,” tutur GKR Timoer.

Baca juga:

Penentuan Penerus Takhta Kerajaan Surakarta, Jokowi Tolak Ikut Campur

Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri

Lebih lanjut, GKR Timoer menilai penobatan Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV tidak sah secara hukum karena dilakukan tanpa melibatkan pihak keluarga PB XIII secara resmi.

Ia mengklaim bahwa rembug keluarga yang menjadi dasar penetapan tersebut tidak dihadiri oleh mayoritas perwakilan keluarga PB XII.

“Dari wakil keluarga PB XII total ada 23 orang yang hadir, cuma enam yang datang dan dua walkout. Apakah itu sah secara hukum? Silakan Anda nilai sendiri,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Keraton Surakarta #Kasunanan Surakarta #Daerah Istimewa Surakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Dijadwalkan Resmikan Songgobuwono Keraton Solo, 2 Kubu Keraton Bertemu
Menteri dijadwalkan meresmikan Panggung Songgobuwono itu pada Selasa (16/12).
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Fadli Zon Dijadwalkan Resmikan Songgobuwono Keraton Solo, 2 Kubu Keraton Bertemu
Indonesia
PB XIV Purbaya Tertibkan Aset Keraton Solo, Ganti 10 Gembok Pintu
Dilakukan untuk memperlancar kerja dari Bebadan Keraton Kasunanan Surakarta yang dibentuk raja baru-baru ini.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
PB XIV Purbaya Tertibkan Aset Keraton Solo, Ganti 10 Gembok Pintu
Indonesia
Tedjowulan Laporkan PB XIV Hamangkunegoro ke Kementerian Kebudayaan, Pembentukan Bebadan Baru Jadi Perkara
Pemberian surat peringatan tersebut dilakukan karena melakukan pelantikan bebadan/organisasi baru di keraton.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Tedjowulan Laporkan PB XIV Hamangkunegoro ke Kementerian Kebudayaan, Pembentukan Bebadan Baru Jadi Perkara
Indonesia
PB XIV Purbaya Kukuhkan Bebadan Baru 2025/2030, Surati Prabowo dan Puan Maharani
Pengageng Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani mengatakan sebagian besar yang masuk bebadan ialah keluarga dan keturunan PB XII.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
PB XIV Purbaya Kukuhkan Bebadan Baru 2025/2030, Surati Prabowo dan Puan Maharani
Indonesia
Prihatin Lihatnya, 2 Raja Solo Salat Bareng Tanpa Saling Sapa di Masjid Agung Keraton
Purboyo dan Hangabehi terlihat membaur dengan jamaah salat Jumat lainnya, tetapi tidak saling menyapa satu sama lain.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Prihatin Lihatnya, 2 Raja Solo Salat Bareng Tanpa Saling Sapa di Masjid Agung Keraton
Indonesia
PB XIV Fokus Pelestarian Budaya di Era Modern, Terima Kunjungan Akademisi dan Tamu Internasional
PB XIV terima kedatangan akademisi dan tamu Korea Selatan. Bahas pelestarian budaya, digitalisasi manuskrip, serta regenerasi Abdi Dalem di Keraton Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 November 2025
PB XIV Fokus Pelestarian Budaya di Era Modern, Terima Kunjungan Akademisi dan Tamu Internasional
Indonesia
Wali Kota Solo Respati Ardi Absen di Jumenengan PB XIV, Doakan Bawa Dampak Positif
Siapa pun pemimpin Keraton Solo yang penting membawa dampak positif bagi masyarakat khususnya dalam kaitannya dengan pelestarian kebudayaan.
Dwi Astarini - Selasa, 18 November 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi Absen di Jumenengan PB XIV, Doakan Bawa Dampak Positif
Indonesia
Keraton Solo Punya Raja Kembar, Walkot Solo Tidak Tahu Soal Amanat Suksesi
Walkot nenampik menyaksikan kesepakatan Paku Buwono XIV adalah KGPAA Mangkunegoro saat Wapres Gibran Rakabuming Raka melayat PB XIII pada Minggu (2/11).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 November 2025
Keraton Solo Punya Raja Kembar, Walkot Solo Tidak Tahu Soal Amanat Suksesi
Indonesia
Hamengkunegoro Menjadi PB XIV: Sumpah, Sabda Dalem, dan Kirab Agung Warnai Penobatan
KGPAA Hamengkunegoro resmi dinobatkan sebagai SISKS Pakubuwono XIV dalam prosesi Jumeneng Dalem di Keraton Surakarta. Upacara berlangsung khidmat dan megah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
Hamengkunegoro Menjadi PB XIV: Sumpah, Sabda Dalem, dan Kirab Agung Warnai Penobatan
Indonesia
Dituding Berkhianat karena Dinobatkan Jadi PB XIV, KGPH Mangkubumi: Penunjukan sudah Sesuai Adat dan Paugeran Keraton
GKR Timoer bersama keluarga inti lain PB XIII telah mengakui KGPAA Purbaya sebagai penerus takhta Paku Buwono (PB).
Dwi Astarini - Jumat, 14 November 2025
Dituding Berkhianat karena Dinobatkan Jadi PB XIV, KGPH Mangkubumi: Penunjukan sudah Sesuai Adat dan Paugeran Keraton
Bagikan