Kecantikan

Manfaatkan Madu untuk Jaga Kecantikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 24 Mei 2021
Manfaatkan Madu untuk Jaga Kecantikan

Madu amat baik untuk menjaga kecantikan. (foto pixabay ExplorerBob)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KHASIAT madu sudah terkenal sejak dulu. Sari buatan para lebah ini banyak dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan dan kecantikan. Hal itu disebabkan berbagai kandungan yang terdapat dalam madu, seperti mineral dan antioksidan.

Selain jamak dicampur dalam makanan atau minuman, madu juga dijadikan bahan untuk produk kecantikan berupa losion, pelembab bibir, hingga masker wajah. Madu bahkan menjadi pilihan untuk bahan kecantikan karena kaya akan kandungan asam amino, vitamin B, kalsium, dan zat besi. Tidak hanya itu, madu juga kaya antioksidan berupa asam fenolik dan flavonoid. Dengan kandungan nutrisi madu yang sedemikian kaya, kamu bisa banget memanfaatkan madu untuk menjaga kecantikan loh.

BACA JUGA:

Google Hadirkan Health Tool untuk Identifikasi Kondisi Kulit


1. Menyamarkan bekas jerawat

jerawat
Madu bisa menyembukan luka. (foto pixabay Kjerstin_Michaela)


Memiliki bekas jerawat memang sedikit mangganggu. Gunakan madu bisa menjadi pilihan alternatif. Madu dipercaya dapat digunakan untuk memudarkan bekas jerawat. Madu mengandung antiinflamasi yang membuat luka sembuh lebih cepat dan bekasnya menjadi lebih mudah hilang.

Untuk pengaplikasiannya, aduk satu sendok madu dan dua sendok minyak kelapa hingga rata. Gunakan campuran tersebut untuk menjadi masker wajah, serta beri pijatan secara memutar dan perlahan. Setelah itu, bersihkan campuran madu dan minyak dengan air dingin. Cara itu bisa menyamarkan bekas jerawat sekaligusmembersihkan pori-pori wajah.

2. Mencerahkan kulit

skin
Kandungan antibakteri pada madu dapat membuat kulit lebih lembut dan lebih cerah.(foto unsplash Coline Hasle)

Madu dapat digunakan untuk menghilangkan sel kulit mati yang menyebabkan kulit terlihat kusam. Khasiat antibakteri dalam madu melindungi kulit dari kuman. Hal itu akan membuat kulit lebih lembap dan nampak lebih cerah.

Untuk mendapatkan manfaat madu pada wajah, kamu bisa membasuh wajah dengan air biasa dengan sabun cuci muka lebih dulu. Setelah wajah dibersihkan, oleskan racikan madu satu setengah sendok, yoghurt satu sendok, diaduk merata. Diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat.

3. Mencegah peradangan kulit

kulit
Peradangan kulit bisa diredakan pakai madu. (foto doktersehat)


Sifat antibakteri dan antiradang dalam kandungan madu dipercaya dapat mencegah dan mengatasi peradangan pada kulit wajah yang biasanya disebabkanjerawat ataupun masalah kulit lainnya, seperti dermatitis. Selain menyembuhkan, madu juga membuat kulit lebih halus.

4. Menghilangkan bulu halus

waxing
Waxing dengan madu menjadi salah satu metode menghilangkan bulu halus.(foto liveabout.com)


Racikan bahan dari madu dan lemon kerap digunakan untuk metode waxing guna menghilangkan bulu halus di wajah, terutama di sekitar mulut. Jika kamu ingin melakukan metode ini sendiri di rumah, sebaiknya kamu mempelajari caranya terlebih dahulu. Hal itu untuk menghindari timbulnya efek yang merugikan bagi kulit.

5. Menjaga kelembapan rambut

rambut
Madu membuat kondisi rambut terjaga kelembapannya. (foto yessehat.com)


Kandungan vitamin, asam amino, dan antioksidan dalam madu baik untuk kesehatan kondisi rambut. Madu yang dicampur minyak kelapa baik untuk rambut. Kamu bisa menggunakan campuran itu sebagai masker rambut ataupun kondisioner setelah keramas. Perawatan itu akan membuat rambut yang rusak dan bercabang hilang.

Madu yang diaplikasikan pada rambut membantu mempertahankan kelembapan rambut. Di lain hal, minyak kelapa memiliki sifat mudah diserap batang rambut. Sifat tersebut membuat rambut mudah mendapatkan nutrisi dan asupan protein.

Untuk memaksimalkan khasiat madu untuk kecantikan, kamu perlu disiplin mengasup makanan bernutrisi, olahraga yang rutin, beristirahat yang cukup, dan yang paling penting berhenti merokok.

Bahan alami ini umumnya aman untuk digunakan. Namun, sebagian orang bisa saja mengalami reaksi alergi, seperti ruam pada kulit, gatal-gatal, sesak napas, hingga syok anafilaktik yang memungkinkan berakibat fatal. Jadi jika kamu mengalami reaksi alergi ketika menggunakan madu, lebih baik hentikan pemakaian dan pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(rzk)

#Fashion #Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan