Kesehatan

Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 17 November 2021
Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui

Puasa intermittent banyak dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan berat badan. (Foto: Pexels/karolina grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUASA intermittent merupakan salah satu cara yang diadopsi untuk melakukan diet, beberapa orang bahkan menamainya diet puasa. Jenis puasa ini lebih memperhatikan siklus antara periode makan dan puasa. Singkatnya, ini adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu. Namun, di antara waktu puasa tersebut, kamu masih dapat mengonsumsi minuman nol kalori.

Puasa intermittent cenderung lebih mengatur kebiasaan makan daripada diet secara umum. Metode ini kerap menganjurkan puasa makan selama 16 jam, tapi waktunya dapat kamu tentukan sendiri. Pola makan harian yang tak teratur dapat diperbaiki dengan menjalani puasa intermittent. Oleh karena itu, metode ini bisa memperbaiki atau membentuk perilaku makan yang lebih sehat.

Baca juga:

3 Sumber Protein Rendah Lemak yang Cocok Untuk Diet Sehat dan Seimbang

Mengutip laman Healthline, ditemukan sejumlah penelitian yang menunjukan bahwa puasa intermittent memiliki manfaat yang baik untuk tubuh dan otak. Selain menurunkan berat badan dan memperbaiki pola makan, ada beberapa manfaat dari puasa intermittent yang jarang diketahui.

1. Mengubah Fungsi Hormon, Sel, dan Gen

Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui
Fungsi hormon, sel, dan gen bisa berubah selama berpuasa. (Foto: Pexels/koolshooters)

Ketika tidak mengonsumsi apapun dalam sementara waktu, beberapa hal akan terjadi dalam tubuh. Misalnya, tubuh akan mengubah kadar hormon untuk membuat lemak tubuh yang tersimpan, menjadi lebih mudah diakses dan memulai perbaikan sel.

Selain itu, kadar insulin dalam darah juga turun secara signifikan yang memfasilitasi pembakaran lemak. Kemudian, hormon pertumbuhan dalam darah meningkat secara drastis, dan terdapat gen serta molekul yang bergabung menjadi perlindungan terhadap penyakit.

2. Membantu Mengatasi Lemak Visceral

Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui
Mengurangi lemak jahat yang memicu obesitas. (Foto: Pexels/pixabay)

Sebagian orang mencoba puasa intermittent untuk menurunkan berat badan. Secara umum, metode ini akan membuat makan lebih sedikit. Kecuali, jika kamu mengimbanginya dengan makan lebih banyak selama waktu makan.

Menurut sebuah penelitian, beberapa orang yang melakukan puasa intermittent kehilangan 4-7 persen dari lingkar pinggang selama 6-24 minggu. Ini tandanya mereka kehilangan banyak lemak visceral, atau lemak berbahaya di rongga perut yang cenderung menyebabkan penyakit.

Baca juga:

Apa Saja Diet yang Dibenci Ahli Gizi?

3. Dapat Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui
Mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. (Foto: Pexels/Photomix company)

Diabetes tipe 2 telah menjadi diagnosis yang sangat umum dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi ini dapat dilihat dari kadar gula darah yang tinggi dalam konteks resistensi insulin.

Apa pun yang mengurangi resistensi insulin akan membantu menurunkan kadar gula darah dan melindungi dari diabetes tipe 2. Puasa intermittent telah terbukti memiliki manfaat besar bagi resistensi insulin dan mampu mengurangi kadar gula darah.

4. Mengurangi Stres Oksidatif dan Peradangan dalam Tubuh

Manfaat Puasa Intermittent yang Jarang Diketahui
Mengurangi potensi stres oksidatif penyebab radikal bebas. (Foto: Pexels/Burst)

Stres oksidatif adalah salah satu langkah menuju penuaan dan memicu penyakit kronis. Hal ini melibatkan molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas. Radikal bebas bereaksi dengan molekul penting lainnya, seperti protein dan DNA. Beberapa penelitian menunjukan bahwa puasa intermittent dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres oksidatif. (Cil)

Baca juga:

Bisa, Diet tanpa Stres

#Puasa #Diet #Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan