Natal 2021

Manfaat Memasang Pohon Natal Sungguhan di Rumah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 20 Desember 2021
Manfaat Memasang Pohon Natal Sungguhan di Rumah

Pohon cemara menghasilkan phytoncide, bahan kimia yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. (Foto: Unsplash/Jochen Van Wylick)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AROMA getah pinus tercium di seluruh rumah ketika kamu mamasang pohon Natal asli dengan hiasan ornamen berkilau dan lampu bercahaya. Tradisi ini dimulai di Jerman pada abad ke-16 dan menyebar ke negara-negara lain selama tiga abad berikutnya, menurut Encyclopaedia Britannica. Pohon Natal buatan dari plastik yang kamu kenal sekarang ditemukan di Amerika Serikat sekitar tahun 1950an dan 1960an.

Pohon buatan semakin populer karena kenyamanan dan umur panjangnya, tetapi plastik tidak menawarkan manfaat kesehatan yang sama. Dengan menghabiskan waktu di sekitar pohon Natal asli, beberapa penelitian melaporkan kamu mendapatkan manfaat kesehatan mental. Berada lingkungan alami diketahui dapat mengurangi stres psikologis, menurut sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Behavioral Sciences.

Baca juga:

Cara Memasang Lampu Pohon Natal untuk Kilau Maksimal

Manfaat Memasang Pohon Natal Sungguhan di Rumah
Stik pewangi di cabang-cabang pohon Natal buatan dapat membuat baunya seperti pohon asli. (Foto: Unsplash/Jessica Fadel)

"Saya berharap bahwa membawa sedikit kegiatan luar ruangan yang menyenangkan di dalam ruangan akan mempengaruhi kita secara positif," kata psikolog Sonja Peterson-Lewis, seorang profesor di Temple University di Philadelphia, AS kepada CNN.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa menjelajahi hutan, berjalan-jalan di hutan dengan penuh kesadaran, dapat berdampak positif pada kesejahteraan seseorang.

Satu studi menemukan bahwa forest bathing mengurangi kadar kortisol manusia, hormon yang bertanggung jawab atas stres. Forest bathing yang dikenal dengan nama shinrin-yoku merupakan salah satu bentuk terapi yang berasal dari Jepang.

Orang masih bisa mendapatkan beberapa manfaat yang sama dari forest bathing, seperti pengurangan stres, dari tanaman dalam ruangan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Health Research.

Memasang pohon Natal yang asli memiliki banyak manfaat kesehatan mental termasuk pengurangan kecemasan dan depresi, kata Charlie Hall, profesor dan ketua Ellison di departemen ilmu hortikultura Texas A&M University di College Station.

"Orang-orang cenderung berbelas kasih dengan adanya tanaman hidup di rumah, dan tentu saja pohon Natal sesuai dengan kegunaannya," kata Hall.

Jika kamu pergi dan mencari pohon pinus atau cemara bersama orang-orang terkasih, maka manfaat kesehatan mentalnya bahkan lebih besar. Menurutnya, memilih pohon Natal dengan orang lain meningkatkan ikatan dan memaparkan kamu ke alam bebas, yang meningkatkan kesehatan psikologis.

Baca juga:

4 Inspirasi Dekorasi Natal yang Cantik dan Menarik

Pohon buatan juga punya manfaat

Manfaat Memasang Pohon Natal Sungguhan di Rumah
Tradisi Natal dapat dihadirkan dalam kreasi dan bentuk pohon Natal yang berbeda-beda. (Foto: Unsplash/Element5 Digital)

Pohon buatan telah berkembang jauh selama beberapa dekade terakhir, sehingga yang lebih mirip aslinya dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan mental yang dilakukan pohon asli, kata Hall.

Namun, orang tidak akan dapat memetik manfaat lain yang hanya dapat diberikan oleh pohon asli seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, katanya. Pohon cemara adalah penghasil phytoncide yang hebat, bahan kimia yang meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami, kata Hall. Sel pembunuh alami melawan infeksi virus dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh kita, tambahnya.

Namun, pohon buatan lebih baik daripada tidak ada pohon Natal sama sekali. Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar pohon Natal ditebang di batangnya ketika untuk dibawa ke dalam rumah, orang masih dapat mengambil manfaat dari pohon mereka, kata Hall. Melalui fotosintesis, pohon menghasilkan oksigen segar.

"Selama ada daun hijau dan ada cahaya, fotosintesis terjadi," kata Hall. Inilah sebabnya mengapa penting untuk menyirami pohon yang kamu tebang, jelasnya.

Pohon Natal juga menghasilkan aroma kayu yang harum yang dapat mengingatkan kita pada masa lalu. "Bagaimana mereka mempengaruhi kita tidak hanya bergantung pada sifat kimia yang terkait dengan getah pohon, tetapi juga pada ingatan, jika ada, yang kita kaitkan dengan baunya," kata Peterson-Lewis.

Kamu dapat memasukkan stik pewangi ke cabang-cabang pohon Natal buatan, yang dapat membantu mengingat kenangan itu seperti pohon asli, kata Sally Augustin, psikolog desain lingkungan dan kepala Desain dengan Sains. Namun, kamu tidak akan dapat mengambil manfaat dari oksigen yang disediakan pohon asli.

Memiliki pohon Natal yang asli terkadang dapat memunculkan kembali kenangan yang positif atau negatif. Jika sebuah tradisi tidak memperbaiki kesehatan mentalmu, Peterson-Lewis mengatakan tidak apa-apa untuk memperbaruinya dan membangun yang baru dengan kreasi dan bentuk pohon Natal yang berbeda-beda. (aru)

Baca juga:

Sambut Natal dengan Minuman Eggnog

#Pohon Natal Unik #Natal #Tradisi Natal #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan