Kesehatan

Manfaat Garam Himalaya Bagi Kesehatan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 15 Agustus 2019
Manfaat Garam Himalaya Bagi Kesehatan

Himalayan Pink Salt lebih bermanfaat daripada garam biasa (Foto: noorasia.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBANYAKAN garam dijadikan sebagai bumbu masakan. Kandungan sodium dan klorida dalam garam memberikan ragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa diantaranya menjaga kestabilan cairan tubuh, meningkatkan sistem kerja saraf, otot dan kendalikan tekanan darah. Tak hanya itu, kandungan dalam garam juga baik dalam membantu proses mencerna makanan.

Tapi mengonsumsinya terlalu banyak juga sangat tidak bagus. Mengonsumsi garam berlebih bisa meningkatkan tekanan darah, menyebabkan stroke dan penyakit jantung koroner seperti yang diungkapkan laman alodokter. Hal ini memengaruhi pemahaman masyarakat untuk mengurangi penggunaan garam.

Baca Juga: Tinta Tato Ini Bisa Identifikasi Kondisi Kesehatan Tubuh

Maka dari itu, perlahan masyarakat beralih ke garam Himalaya atau Himalayan Pink Salt. Garam Himalaya dipercaya lebih menyehatkan daripada garam biasa. Berikut ini beberapa keunggulan yang telah merahputih rangkum.

1. Bantu menurunkan berat badan

Mengganti garam sebagai bahan penyedap rasa dalam menu masakan dietmu (Foto: Unsplash Le Creuset)
Mengganti garam sebagai bahan penyedap rasa dalam menu masakan dietmu (Foto: Unsplash Le Creuset)

Garam Himalaya dipercaya mampu menurunkan berat badan. Rendahnya kadar keasinan dalam garam Himalaya menjadikanmu terhindar dari penumpukkan lemak di perut. Dilansir dari laman himalayansaltusa, kandungan dalam garam Himalaya mampu mengurangi nafsu makan karena tingginya kadar gula dan karbohidrat. Garam Himalaya juga baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

2. Sebagai bahan eksfoliasi

Larutan garam himalaya bisa merelaksasikan tubuh (foto: Unsplash Rune Enstad)
Larutan garam himalaya bisa merelaksasikan tubuh (foto: Unsplash Rune Enstad)

Kamu juga bisa jadikan garam Himalaya sebagai bahan eksfoliasi yang merelaksasikan tubuh. Biasanya, proses eksfoliasi memanfaatkan bahan alami bertekstur sedikit lebih keras. Laman himalayansaltusa mengabarkan pentingnya mengeksfoliasi dengan garam Himalaya guna melancarkan sirkulasi darah, menjaga metabolisme tubuh, mengurangi pembengkakan hingga meningkatkan sistem saraf.

Baca Juga: Manfaat Kesehatan Saat Kamu Rajin Mengonsumsi Salmon

3. Kandungan mineral tinggi

98 persen garam himalaya mengandung mineral (Foto: Pexels/Kaboompics)
98 persen garam himalaya mengandung mineral (Foto: Pexels/Kaboompics)

Dalam garam Himalaya terdapat 98 persen natrium klorida dan 2 persen mineral lainnya yang rendah konsentrasi. Warna garam ini cenderung terang. Hal itu dikarenakan garam Himalaya mengandung 84 jenis mineral berbeda. Dihasilkan dari kaki pegunungan, zat besi menjadi kandungan pendukung dalam garam Himalaya.

4. Terapi garam himalaya

Aroma terapi dari garam himalaya baik untuk pernapasan (Foto: Unsplash Uby Yanes)
Aroma terapi dari garam himalaya baik untuk pernapasan (Foto: Unsplash Uby Yanes)

American Lung Association dalam laman prevention mengungkapkan hirupan partikel garam ke dalam saluran pernapasan mampu mengurangi peradangan. Hal ini baik untuk meringankan gejala COPD atau asma. Persiapkan kurang lebih 45 menit guna menenangkan diri dengan menghirup aroma garam ini baik di pernapasan, jantung dan ginjalmu. (dys)

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental dengan Melakukan 5 Hal Sederhana Ini

#Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan