Manfaat Cuka Apel Bagi Kamu yang Ingin Diet

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 09 Desember 2021
Manfaat Cuka Apel Bagi Kamu yang Ingin Diet

Manfaat Cuka Apel Untuk di Konsumsi Rutin (Foto: pexels/tijana Dradarski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CUKA sari apel memiliki reputasi yang sangat baik di komunitas kesehatan alami. Banyak klaim telah dibuat tentang manfaat dari cairan ini, yang sebagain besar sudah terbukti secara ilmiah. Penggunaan cuka sari apel untuk tujuan kesehatan dan pengobatan sudah ada sejak zaman Yunani kuno.

Mengutip dari Food World, beberapa ahli kesehatan merekomendasikan minum cuka sari apel setiap hari 2 sendok makan diencerkan dalam secangkir air untuk manfaat baik buat tubuh, berikut manfaatnya:

Baca juga:

WHO: Vaksin Tetap Penting untuk Cegah Omicron

1. Nafsu makan akan menurun

Nafsu makan menurun (Foto: pexels/mikhail nilov)
Nafsu makan menurun (Foto: pexels/mikhail nilov)

Jika kamu sedang melakukan diet, kamu dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan meminum larutan air dan cuka sari apel untuk menghindari kudapan. Ini juga membantu meningkatkan efek mengenyangkan dari makanan, menjaga perut kamu kenyang lebih lama.

2. Membantu pencernaan

Membantu pencernaan (Foto: pexels/adrienn)
Membantu pencernaan (Foto: pexels/adrienn)

Satu hal yang ditemukan dalam cuka sari apel ialah prebiotik bahan yang mendorong pertumbuhan flora usus yang sehat. Meminumnya secara teratur dapat memberi mikroorganisme ini kekuatan melawan yang dibutuhkan untuk mengatur asam lambung dan pencernaan.

3. Sehat untuk jantung

Sehat untuk jantung (Foto: pexels/karolina grabowska)
Sehat untuk jantung (Foto: pexels/karolina grabowska)

Olahraga teratur diperlukan untuk menjaga jantung kita tetap bugar dan memompa jumlah darah yang optimal. Lalu tambahkan untuk konsumsi segelas air dan cuka sari apel dan hati kamu akan menjadi lebih baik. Karena Pektin yang ditemukan dalam apel dan cuka sari apel membantu menyingkirkan kolesterol jahat dan penyumbatan di arteri kamu.

Baca juga:

Pore Strip Merusak Kulit? Ini Kata Dermatolog

4. Membantu mengatur kadar gula darah

Membantu mengatur kadar gula (Foto: pexels/pavel danilyuk)
Membantu mengatur kadar gula (Foto: pexels/pavel danilyuk)

Cuka sari apel meningkatkan efek kemampuan insulin untuk memecah gula. Cuka apel terbukti dapat memperlambat proses pelepasan glukosa dari makanan ke darah. Hal ini mencegah sugar rush, yakini kondisi dimana kadar gula darah melonjak setelah mekonsumsu karbohidrat.

5. Mengurangi risiko kanker

Mengurangi resiko kanker (Foto: pexels/tara wintead)
Mengurangi resiko kanker (Foto: pexels/tara wintead)

Banyak hal yang kita masukkan ke dalam tubuh kita yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker. Ini terutama karena kandungan asam racun yang tersembunyi dalam minuman dan makanan ringan favorit kita. Cuka sari apel memiliki sifat alkalizing yang dapat membantu menjaga keseimbangan keasaman/basa dalam tubuh kita. (Jhn)

Baca juga:

Pisah Kamar Demi Kesehatan? Kenapa Tidak

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan