Kesehatan

Manfaat Es Batu untuk Wajah

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 13 Mei 2023
Manfaat Es Batu untuk Wajah

Es batu bisa mengatasi jerawat. (Foto: Unsplash/Giorgio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ES batu ternyata tak hanya bermanfaat untuk mendinginkan minuman. Benda yang selalu ada di kulkas ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan wajah. Salah satunya mengatasi mata dan wajah bengkak. Bahkan, es batu juga mampu meredakan jerawat yang meradang.

Seperti dikutip dari Alodokter, Jumat (12/5), manfaat es batu untuk wajah bisa langsung dirasakan tidak lama setelah mengompres wajah. Berikut adalah manfaat es batu untuk wajah yang bisa kamu peroleh:

Baca juga:

Jangan Kunyah Es Batu, Begini Dampaknya

Es batu memiliki banyak manfaat. (Foto: Unsplash/Lanju)

1. Mengatasi jerawat

Penggunaan es batu pada wajah juga mampu mengatasi jerawat yang meradang. Es batu memiliki sifat antiradang yang dapat meredakan tanda peradangan pada kulit yang berjerawat, seperti kemerahan, bengkak, dan nyeri.

2. Mengurangi produksi minyak di wajah

Manfaat es batu untuk wajah lainnya adalah mengurangi produksi minyak atau sebum di wajah. Ini karena es batu dapat mengecilkan pori-pori dan mengurangi produksi minyak berlebih pada wajah.

3. Mencerahkan wajah

Wajah cerah juga dapat diperoleh bila kamu kerap menggunakan es batu sebagai perawatan wajah. Ini karena es batu dipercaya bisa melancarkan sirkulasi darah, terutama di bagian wajah, sehingga kulit terlihat lebih cerah dan bercahaya.

Baca juga:

Dapatkan Tidur Malam Berkualitas dengan Melakukan 5 Cara Ini

Es batu bisa meredahkan lebam pada kulit wajah. (Foto: Unsplash/Ian)

4. Menyamarkan kerutan di wajah

Penggunaan es batu untuk wajah juga dapat menyamarkan kerutan dan mencegah tanda penuaan dini pada wajah. Es batu diketahui bisa membuat kulit wajah makin kencang, sehingga kerutan-kerutan di wajah tersamarkan.

5. Mengatasi mata bengkak setelah menangis

Ketika kamu menangis, mata akan memproduksi air mata secara berlebihan. Sebagian keluar dari mata atau melalui saluran mata ke hidung, sisanya menumpuk dalam jaringan di kelopak mata sehingga bagian ini tampak membengkak.

Kompres dingin menggunakan es batu dapat mengurangi pembengkakan setelah menangis. Cara ini juga dapat meredakan penumpukan cairan di kelopak mata.

6. Meredakan wajah bengkak

Saat bangun tidur, wajah dan mata terkadang membengkak akibat penumpukan cairan dari aliran getah bening selama tidur. Untuk mengurangi pembengkakan, kamu bisa mengompres wajah menggunakan es batu.

Selain mengatasi bengkak pada wajah setelah bangun tidur, kompres es juga bisa mengurangi bengkak pada pipi akibat masalah gusi maupun cedera. (far)

Baca juga:

Mengunyah Es Batu? Buruk Bagi tumbuh Kembang Anak

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan