Maling Motor Bersenpi Korban Amuk Massa di Duri Kosambi Akhinya Tewas di RS Polri
Ilustrasi mayat. Foto: Istockphoto
MerahPutih.com - Ajal akhirnya menjemput pria berinisial W (31) asal Lampung yang tertangkap massa saat hendak mencuri sepeda motor di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, semalam
Pelaku W meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati akibat diamuk massa ketika beraksi di parkiran pemancingan.
“Kita bawa ke Kramat Jati (RS Polri), dirawat, beberapa jam kemudian ternyata dinyatakan tewas," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (28/10).
Baca juga:
Sok-sokan Tembak Senpi! Maling Motor di Daan Mogot Malah Keok Kena Karma Warga
Iptu Aang menambahkan saat ini jenazah W tengah dalam proses pemulangan oleh pihak keluarga. "Sudah ada keluarganya mendatangi,” tandasnya, dikutip Antara.
Sebelumnya, Ketua RT 006 RW 008 Duri Kosambi, Muslih, menyebut pelaku sudah tidak sadarkan diri saat diamankan polisi. “Kalau melihat kondisi pelaku, memang yang namanya massa, parah, habis itu jadi sasaran massa,” katanya.
Insiden bermula saat pelaku mencoba mencuri sepeda motor milik seorang pedagang keripik singkong yang diparkir di area pemancingan Jalan Kresek Raya.
Pelaku sempat mendorong motor sejauh 100 meter sebelum dipergoki korban dan terlibat aksi tarik-menarik. Setelah gagal membawa motor, pelaku melarikan diri ke permukiman warga dan sempat mengancam dengan senjata api rakitan.
Namun, senjata tersebut tidak ditembakkan dan tidak berisi peluru. Pelaku habis dihajar massa sebelum akhirnya diamankan polisi.
“Dia benar bawa senjata, itu senjata rakitan. Enggak ditembak. Untuk nge-mob (mengancam) aja. Setelah diperiksa, pelurunya kosong,” tandas Muslih. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder
Kasus Kriminalitas di Surakarta Naik 20,94 Persen Sepanjang 2025
Siang Ini, Alvaro Korban Pembunuhan Ayah Tiri Dimakamkan di Tanah Wakaf Bintaro
Ternyata, Ayah Tiri Alvaro Sempat Jalani Reka Ulang Pembunuhan Sebelum Gantung Diri
Rangkaian Aksi Kejam Ayah Tiri Habisi Nyawa Alvaro dalam 3 Menit
Sakit Hati Diludahi Motif Pembunuhan Sadis Desa Bunder, Pisau Pelaku Ditemukan di Pasar Kemis