Malam Jumat Syekh Ali Jaber Datangi Lokasi Teror Bom Kampung Melayu
Syekh Ali Jaber (tengah) saat mengunjungi lokasi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5). (MP/Fadhli)
Penceramah agama Islam Syekh Ali Jaber mengunjungi lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5) malam atau malam Jumat (26/5).
Tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB, Ali langsung mengamati sejumlah titik ledakan di Terminal Kampung Melayu.
Usai memantau, Ali menegaskan turut berduka atas jatuhnya korban jiwa maupun korban luka-luka. Ia juga mendoakan korban meninggal husnul khotimah (meninggal dalam kebaikan).
"Semoga korban diterima dan diangkat derajatnya oleh Allah SWT," kata Ali di lokasi.
Lebih lanjut, Ali juga mendoakan negara Indonesia agar terlindungi dari marabahaya.
"Semoga kejadian ini tidak terulang dan Indonesia dilindung oleh Allah," ucapnya berdoa.
Ustadz asal Madinah itu menyebut, teror bom bukanlah ajaran agama mana pun, termasuk Islam.
"Agama mana pun tidak pernah mengajarkan perilaku teror, khususnya Islam," tandasnya. (Fdi)
Baca juga berita lain terkait teror di Terminal Kampung Melayu di: Jokowi-JK Kompak Pantau Lokasi Ledakan Bom Kampung Melayu
Bagikan
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar
Bom Bunuh Diri Meledak di Pakistan Barat Daya, Tewaskan 13 Orang, Lukai 30 Lainnya
Polisi Beri Bocoran Dua Perkara Terkait Penjarahan di Rumah Uya Kuya
Rusak Parah Markas Polres Jakarta Timur, Banyak Kendaraan Hangus Terbabar
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Temukan Kadar Alkohol Tinggi, Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Tewasnya Mahasiswa UKI
Polisi Tunggu Pegang Dua Alat Bukti, Kasus Mahasiswa UKI Tewas Belum Bisa Naik Penyidikan
Kematian Mahasiswa UKI Masih Menjadi Misteri, Polisi Tengah Menunggu Hasil Autopsi
CCTV Ungkap Mahasiswa UKI Sempat Cekcok dan Ribut Sebelum Tewas