Parenting

Maksimalkan Tumbuh Kembang si Kecil dengan Sentuhan Lembut dan Aroma yang Tepat

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 16 Desember 2020
Maksimalkan Tumbuh Kembang si Kecil dengan Sentuhan Lembut dan Aroma yang Tepat

Sentuhan bermanfaat besar bagi tumbuh kembang anak. (foto: unsplash/danijel durkovic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH sentuhan lembut pada bayi bisa memberi manfaat. Sentuhan merupakan elemen yang fundamental terhadap sistem kekebalan tubuh serta perkembangan otak bayi. "Bersama tim riset dari Cussons, kami mendapati bahwa memori terawal anak terbentuk lewat reaksi dari sentuhan lembut orangtua yang disertai aroma yang menyenangkan," ungkap profesor neurosains dari Liverpool JM University, UK, Profesor Francis McGlone dalam peluncuran daring Cussons Baby Powder Moodscent, Selasa (15/12).

McGlone mengungkapkan banyak penelitian yang telah membuktikan betapa sentuhan memberikan manfaat menyeluruh bagi si kecil. "Sentuhan yang lembut tidak hanya dapat memengaruhi perkembangan otak bayi, tetapi juga membantu mendukung sistem kekebalan, mempengaruhi suasana hati, tingkat stress dan banyak manfaat yang lain," ujarnya.

BACA JUGA:

Haruskah Bumil Periksa Kehamilan di Masa Pandemi?

Secara ilmiah, sentuhan terbukti membatu anak tumbuh optimal. Dari riset yang sudah dilakukan, efek sentuhan dapat memengaruhi perkembangan fisik, kemampuan berbahasa, kemampuan kognitif, serta kompetensi sosial dan emosional. Selain itu, sentuhan juga dapat menurunkan hormon kortisol yang diketahui dapat menurunkan imunitas.

"Sentuhan lembut di area neurofibre akan memberi banyak manfaat," kata McGlone yang juga menjabat President of the International Association for the Study of Affective Touch. Ia menyebut neurofibre yang ada di seluruh tubuh akan merespons lebih optimal melalui sentuhan lembut dan penuh kasih sayang.

baby
Sentuhan lembut ibu akan memperkuat imun bayi. (foto: pixabay/skimpton007)

Belakang kepala, sekitar wajah, dan perut merupakan area neurofibre tubuh. Dalam jangka panjang, efek sentuhan pada bagian itu dapat memengaruhi sistem genetis pada otak bayi. Manfaatnya, si kecil jadi lebih mampu mengendalikan stres di berbagai tahap pertumbuhan.

Senada, Dr Mesty Ariotedjo, Sp.A, seorang dokter pediatri, mengatakan pijatan lembut pada bayi akan meningkatkan rasa aman, kenyamanan, serta bonding orangtua dan anak. Apalagi jika ditambah dengan penggunaan produk yang terbukti aman dan nyaman.

Lebih jauh, Head of Research and Development, APAC PZ Cussons Dr Haryono Hartono, PhD, mengatakan sentuhan bisa memberi dampak jangka panjang bagi kedua pihak, si kecil dan orangtua. Saat menyentuh si kecil, orangtua secara tak langsung melakukan stress release. Selain itu, ikatan antara orangtua dan anak akan terbentuk lewat sentuhan itu.

Agar sentuhan makin optimal, orangtua bisa menggunakan produk berkualitas agar sentuhan menjadi lebih lembut. Selain itu, aroma yang tepat bisa membangun hubungan positif antara sentuhan dan aroma yang menyenangkan. "PZ Cussons Indonesia bekerja sama dengan para ahli perfumer memperkenalkan sebuah inovasi yang telah dipatenkan, yaitu Moodscent," kata Haryonno.

Moodscent merupakan pengembangan teknologi dengan wewangian tertentu yang membantu meningkatkan emosi positif saat digunakan. Aroma ini membantu meningkatkan ikatan yang lebih kuat antara bayi dan orangtua. "Teknologi Moodscent telah terbukti melalui sebuah metode analisis yang melakukan pembuktian korelasi antara suasana hati dan aroma atau wewangian tertentu,” ujarnya.

cussons
Tiga varian bedak bayi dengan Moodscent dari Cussons. (foto: istimewa)

Head of Marketing Cussons Baby and Cussons Kids Rahma Anna Setyani mengatakan, dengan misi dan komitmen yang kuat untuk membantu mendampingi ibu dan si kecil dengan sepenuh hati, Cussons hadir dengan produk inovatif terkini lewat bedak bayi berkualitas tinggi. "Apabila dipadukan dengan sentuhan lembut dalam pengaplikasiannya, Cussons Baby Powder baru terbukti bermanfaat membantu meningkatkan suasana hati bayi sekaligus memberikan rasa tenang bagi orangtua. Kami menyebutnya sentuhan khas ala Cussons," ujar Rahma.

Ada tiga varian wangi yang dirilis Cussons, yakni sakura, vanilla, dan mixed berry. Dengan formulasi inovatif Moodscent, Cussons Baby Powder baru merupakan produk berkualitas untuk membantu mendukung kenyamanan dan kesegaran pada bayi.

Para ibu bisa memilih wangi tertentu untuk mood yang diinginkan. Aroma sakura menghadirkan mood love yang membantu bayi merasakan sentuhan ibu yang penuh cinta. Moodscent vanilla menghadirkan mood relax yang membantu bayi lebih nyaman. Sementara itu, aroma mixed berry menghadirkan Moodscent Joy yang membantu bayi lebih ceria.

Cussons
Produk terbaru dari Cussons untuk membantu para ibu dalam perawatan si kecil. (foto: istimewa)

Ketiga varian bedak bayi itu membantu para ibu untuk merangsang neurofibre lebih optimal. Efek tekstur lembut produk itu akan lebih menghidupkan efek sentuhan. Terlebih semuanya telah diformulasi tepat dan teruji secara klinis. Setiap wewangian yang dikembangkan oleh Cussons diciptakan sesuai standar International Fragrance Association (IFRA) di setiap fase perkembangan bayi mulai dari tahapan yang paling awal, pada saat mereka berkembang, hingga fase paling aktif mereka sebagai toddler dan anak.

"Saat pertama kali mengaplikasikan produk ini pada Ariella, dia langsung tertarik. Dia memegang botolnya dengan penuh rasa ingin tahu," kata presenter dan aktris yang juga ibu satu anak, Yuanita Christiani. Ia mengatakan wangi lembut bedak Cusson dipadukan dengan sentuhan saat pengaplikasian membuat sang anak merasa nyaman. "Ariella jadi lebih nyaman dan tenang," ujarnya.(dwi)

BACA JUGA:

Jaga Kualitas dan Inovasi Cara Survive ala Dapur Cokelat

#Parenting #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan