Makna Bunga Melati yang Sering Muncul dalam Acara Kenegaraan Indonesia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 17 Agustus 2022
Makna Bunga Melati yang Sering Muncul dalam Acara Kenegaraan Indonesia

Bunga melati seringkali menghiasi acara-acara kenegaraan di Indonesia. (Youtube/TVP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUANG rapat paripurna gedung DPR/MPR penuh bunga melati. Bunga itu berukuran kecil, diameternya sekira 2,5 sentimeter. Kelopaknya berwarna putih di setiap sisi. Aromanya wangi nian. Bunga melati tak sekadar hiasan, tapi juga punya makna mendalam bagi Indonesia.

Bunga melati berasal dari Asia Selatan. Nama latinnya Jasminum sambac. Meski bukan bunga asli Indonesia, melati kadung dinobatkan sebagai salah satu Bunga Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993.

Bunga melati disebut pula Puspa Bangsa. "Karena bunga ini melambangkan kemurnian dan kesucian," catat Titiek Widyastuti dalam Teknologi Budidaya Tanaman Hias Agribisnis.

Keppres menyebutkan tentang perlunya mewujudkan kepedulian dan rasa cinta terhadap satwa dan bunga pada umumnya, serta Satwa dan Bunga Nasional pada khususnya, di kalangan segenap lapisan masyarakat.

Tak mengherankan jika bunga melati seringkali menghiasi acara-acara kenegaraan di Indonesia. Seperti dalam acara pidato tahunan Presiden saban Agustus. Bunga ini kembali terlihat jelas di ruang rapat paripurna gedung DPR/MPR pada 16 Agustus 2022 lalu.

Baca juga:

Ornamen Nusantara Motif Batik Kawung dan Kembang Melati Hiasi Gedung Parlemen

bunga melati acara kenegaraan
Melati kadung dinobatkan sebagai salah satu bunga nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993. (Freepik/Wirestockjpg)

Bunga melati melambangkan kesucian dan keagungan. Saat bersamaan, ia juga menyimbolkan kesederhanaan dan ketulusan. Ia juga terkait erat dalam ritus hidup manusia Indonesia. Pernikahan adat Jawa, misalnya, menyertakan melati sebagai hiasan untuk mempelai. Begitu pula dengan kematian. Melati jadi salah satu bunga yang ditaburkan di makam.

Penggunaan bunga melati di masyarakat Indonesia telah merentang jauh pada masa lalu. Buktinya tersua dalam relief Candi Plaosan di Yogyakarta yang dibangun pada abad ke-9.

"Melati memiliki makna luas dalam tradisi Indonesia. Melati dilambangkan sebagai bentuk kehidupan yang kuat, keindahan dalam duniawi serta kesakralan," urai Vinie Luthfiah dan Dina Fatimah dalam "Bentuk dan Fungsi Ragam Hias Bunga Melati pada Arsitektur Candi" termuat di Jurnal Ilmiah Desain Interior Volume 5 Nomor 2, 2019.

Selain digunakan di Candi Plaosan, relief bunga melati juga tersua di Candi Mendut, Borobudur, Gedongsongo, dan Merak. Dalam candi tersebut, melati dikombinasikan dengan motif belah ketupat geometris.

"Motif ini umum didapatkan sebagai hiasan pada candi-candi di Jawa, dipahatkan pada pelipit (salah satu bagian candi yang terletak di bawah atap-Red.) yang mengelilingi bagian bawah candi," terang T.M. Rita Istari dalam "Motif Hias pada Pelipit Candi", termaktub di Berkala Arkeologi Volume 33 Nomor 1, 2013.

Baca juga:

Makna Bunga Teratai di Opening Ceremony SEA Games 2021 Vietnam

makna bunga melati
Pernikahan adat Jawa, misalnya, menyertakan melati sebagai hiasan untuk mempelai (Pexels/Masbet Christianto)

Saat ini terdapat 200 jenis bunga melati yang telah ditemukan oleh para ahli botani, tetapi hanya ada sekitar jenis 9 melati yang umum untuk ditanam dan dibudidayakan sebagai tanaman hias.

Sebutan untuk bunga melati sangatlah beragam di tiap daerah. Orang Aceh menyebutnya Meulu atau Riwat. Di Bali, sebutannya Menuh. Nun di Sumbawa, orang menamainya Mendu.

Selain sebagai tanaman hias, bunga melati sering digunakan sebagai bahan baku perawatan kecantikan. Manfaat terbesar melati di kecantikan adalah untuk kelembaban kulit dan mencegah proses penuaan.

Bukan hanya itu, bunga melati juga bermanfaat bagi kesehatan. Ia digunakan untuk meredakan sakit kepala dan demam. Bahkan mampu juga untuk mengurangi berat badan dan meminimalisasi racun-racun yang terdapat dalam tubuh. Sebagai bahan kuliner, bunga melati dijadikan campuran teh.

Selain bunga melati, terdapat dua bunga lainnya yang juga melambangkan dan mewakili karakter bangsa Indonesia, yaitu bunga anggrek bulan (Puspa Pesona) dan bunga padma raksasa (Puspa Langka). Bersama melati, kelestarian dua bunga ini pun wajib dijaga. (nab)

Baca juga:

Inspirasi Dekorasi Bunga-Bunga untuk Rumah nan Semerbak

#Lipsus Agustus Adat Indonesia #Tradisi #Pidato Kenegaraan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Tradisi Sripuan menjadi bagian dari perayaan Maulid Nabi di NTT. Warga menggelar arak-arakan gunungan, tradisi Roda, Ashrakkal, hingga doa bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Berita Foto
Pidato Presiden Prabowo Subianto Pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Pidato Presiden Prabowo Subianto Pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan
Indonesia
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Penguatan IHSG diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai dari para pelaku pasar modal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Indonesia
Prabowo Ungkap Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen, Lampaui Rata-rata Negara ASEAN
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengungkapkan gaji hakim junior naik 280 persen. Jumlah itu melampaui rata-rata negara ASEAN.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen, Lampaui Rata-rata Negara ASEAN
Indonesia
Prabowo Kejar Program Swasembada Daging, Indonesia Ditargetkan Mandiri dalam 5-6 Tahun
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan program swasembada daging. Program itu ditargetkan 5-6 tahun ke depan.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Kejar Program Swasembada Daging, Indonesia Ditargetkan Mandiri dalam 5-6 Tahun
Indonesia
Eddy Soeparno Harap Pidato Kenegaraan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, berharap pidato kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto, tegaskan pertumbuhan ekonomi.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Eddy Soeparno Harap Pidato Kenegaraan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
Tiba di Sidang Tahunan, Presiden Disambut Ketua MPR dan DPD
Setelah turun dari mobil kepresidenan Maung Garuda, disambut oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Keduanya lalu mengantar Prabowo masuk ke dalam gedung.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Tiba di Sidang Tahunan, Presiden Disambut Ketua MPR dan DPD
Indonesia
Polisi Lalu Lintas Disebar Buat Urai Kemacetan di Jalan Jenderal Gatot Subroto Menuju Kawasan Gedung MPR/DPR/DPD
Polda Metro Jaya sebelumnya menyampaikan rekayasa lalu lintas di kawasan Gedung MPR/DPR RI diberlakukan secara situasional mulai pukul 08.00 WIB untuk menyesuaikan kondisi arus kendaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Polisi Lalu Lintas Disebar Buat Urai Kemacetan di Jalan Jenderal Gatot Subroto Menuju Kawasan Gedung MPR/DPR/DPD
Indonesia
Arus Kendaraan ke Kompleks DPR Bakal Dialihkan Saat Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto
Skema pengalihan guna mengantisipasi kepadatan saat agenda Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Arus Kendaraan ke Kompleks DPR Bakal Dialihkan Saat Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto
Bagikan