Makanan Laut Bisa Sebabkan Tipes, Jangan Salah Mengolahnya
Makanan laut. (Foto: Unsplash/Mike Bergmann)
MerahPutih.com - Tipes dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang dapat memberikan sejumlah gejala pada tubuh.
Bakteri salmonella typhi dapat menginfeksi usus kecil, sehingga menyebabkan demam tinggi, sakit perut, sembelit atau diare, tubuh lemas, nyeri otot, dan kurang nafsu makan.
Bakteri ini dapat menjangkit tubuh melalui makanan. Sejumlah makanan dapat menjadi penyabab kamu terkena tipes, salah satunya ialah makanan laut.
Makanan laut, seperti ikan, udang, atau kerang dapat menjadi media pengantar jenis bakteri penyebab tipes itu. Sebab besar kemungkinan makanan laut berasal dari sumber air yang terkontaminasi.
Baca juga:
Proses penyimpanan makanan laut terkadang juga tidak tepat, sehingga bakteri salmonella typhi masih dapat hidup di dalamnya. Pengolahan makanan laut yang tidak benar-benar matang juga membuat bakteri ini masih mengontaminasi.
Sejumlah riset juga mengungkapkan konsumsi salmon atau tuna mentah atau setengah matang menjadi penyebab wabah tipes yang meluas di beberapa negara.
Selain makanan, tipes juga bisa menyebar melalui es batu nan dibuat dari air kurang higienis. Apabila kamu juga malas mencuci tangan dengan air dan sabun, risiko terkena tipes juga semakin tinggi.
Gejala tipes umumnya muncul perlahan setelah 5–14 hari terpapar bakteri. Jika tidak diobati, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan menyebar ke organ lain di dalam tubuh. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk